Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaRegional

146 Rumah di Lebak Rusak Akibat Tanah Bergerak

Avatar photo
11
×

146 Rumah di Lebak Rusak Akibat Tanah Bergerak

Sebarkan artikel ini
Satu rumah warga Kampung Marga Mulya Desa Cigoong Utara Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak roboh akibat diterjang pergerakan tanah. ANTARA/Mansyur

LEBAK.INTTI.ID — Musibah tanah bergerak di Kabupaten Lebak membuat 146 rumah rusak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, memprediski potensi tanah bergerakbisa terjadi di 28 kecamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Sukanta meminta masyarakat untuk waspada akan potensi tanah bergerak di wilayah masing-masing.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Kami minta masyarakat agar waspada pergerakan tanah menghadapi cuaca ekstrem,” kata Sukanta Selasa (26/1/2026) seperti dikutip Antara.

sukanda menyatakan, diketahuinya potensi tanah bergerak di 28 kecamatan ini setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) Bandung melakukan pemetaan wilayah rawan bencana di Kabupaten Lebak. Potensi pergerakan tanah di 28 kecamatan ini karena kondisi alamnya terdapat perbukitan, pegunungan, dan aliran sungai.

Sukanta menuturkan, dari Desember 2025 hingga Senin 26 Januari 2026 sebanyak 146 unit rumah, terdiri dari kategori rusak ringan, sedang, hingga berat. Dari 146 Unit rumah yang terdampak bencana pergerakan tanah, mengakibatkan enam orang meninggal dan satu luka ringan.

Sementara itu, Anwar, 55, warga Kampung Marga Mulya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, mengaku pihaknya khawatir kondisi rumahnya rusak berat dan hampir roboh akibat pergerakan tanah yang terjadi pekan lalu.

“Kami sekarang, jika curah hujan tinggi, keluarga terpaksa menginap di rumah kerabat karena khawatir roboh,” kata Anwar.(*)

Sumber: Antaranews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *