Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Regional

Kini Siswa Madrasah Tidak Hanya Belajar Fiqh tapi Sudah Bisa Bikin Robot

Avatar photo
34
×

Kini Siswa Madrasah Tidak Hanya Belajar Fiqh tapi Sudah Bisa Bikin Robot

Sebarkan artikel ini
Suasana Expo Madrasah Nasional dalam rangkaian OMI 2025 di Kota Tangerang berjalan meriah, Selasa (11/11/2025).

TANGERANG.INTTI.ID–Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafii membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Puspemkot Tangerang, Senin (10/11/2025) malam.

Menurut Romo Syafii, kegiatan OMI merupakan rangakaian kompetisi sain dan teknologi di lingkungan madrasah. Event ini, katanya lagi, menjadi bukti nyata bahwa madrasah kini semakin terbuka, modern, dan mampu kompetisi serta berprestasi di tingkat nasional.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Mulanya kita mengikuti Olimpic Sain Nasional yang digelar oleh Dikdasmen bukan Kemenag, dan juara umumnya itu dari lingkungan madrasah. Pada Minggu lalu kami melaksanakan madrasah robotic competition, Alhamdulillah anak-anak madrasah saat ini luar biasa sudah menguasai sain dan teknologi, sudah bisa membuat robot,” papar Romo Syafii.

“Jadi siswa-siswi madrasah bukan hanya belajar Fiqh, Tarikh Islam dan pelajaran agama Islam lainnya, tapi juga sudah belajar teknologi yang menjadi bagian pelajaran Islam, begitu juga bidang kedokteran dan lainnya menjadi bagian ajaran Islam,” sambungnya.

Sementara itu, suasana Expo Madrasah Nasional dalam rangkaian OMI 2025 di Kota Tangerang berjalan meriah, Selasa (11/11/2025). Terlihat, ribuan masyarakat dan pengunjung memadati Grand El-Hajj Cipondoh untuk melihat langsung puluhan inovasi sains, teknologi dan robotika karya anak madrasah dari berbagai daerah.

Salah satu inovasi robotika paling menyita perhatian pengunjung dibawakan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Malang yang menyajikan inovasi ”Robot Waste Finder” karya dua anak madrasah berprestasi, yakni Muhammad Abiyyu Putra Fanani dan Luthfia Zahra Talita.

Robot berukuran berukuran kecil (20 cm x 19 cm x 16 cm) diproyeksikan dapat membantu kampanye peduli lingkungan di sekolah dengan teknologi mengidentifikasi sampah organik dan anorgaik secara otomatis.

Robot Waste Finder karya MIN 1 Kota Malang sebelumnya pernah diganjar prestasi tingkat nasional sebagai finalis Madrasah Robotics Competition (MRC) 2025 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia pada awal tahun lalu.

Tidak hanya itu, Expo Madrasah Nasional menyajikan sederet inovasi lainnya yang tidak kalah menarik seperti inovasi ”Smart Pillow” karya Fathir Mohammad Ikhsan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sukabumi yang menciptakan bantal pintar berbasis IOT dan AI untuk membantu kualitas tidur penderita insomnia, dan inovasi ”Fisher-SOS” karya Madrasah Tsanawiyah (MTs) Abadiyah Pati yang membuat alat komunikasi darurat nelayan berbasis GNSS dan LoRa yang terintegrasi dengan IOT.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *