Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaRegional

50 Hektar Sawah di Lebak Gagal Panen Akibat Banjir

Avatar photo
19
×

50 Hektar Sawah di Lebak Gagal Panen Akibat Banjir

Sebarkan artikel ini
Lahan pertanian di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak yang terendam banjir.

LEBAK.INTTI.ID–Lahan persawahan seluas 164 hektare di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, terendam bajir. Dari jumlah itu, Sedikitnya 50 hektare lahan gagal panen akibat puso.

Gagal panen ini disebabkan persawahan di wilayah itu terendam banjir akibta curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Kepala Bidang Bina Usaha Pertanian dan Bidang Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Irwan Riyadi, membenarkan lahan padi di beberapa desa di Kecamatan Cibadak mengalami puso. Lahan-lahan itu berada di Desa Cisangu, Cimenteng Jaya, Panancangan, dan Desa Bojongcae.

“Sekitar 50 hektar mengalami kerusakan parah sehingga gagal panen,” kata Irwan Riyadi, kepada wartawan di Rangkasbitung, Rabu (7/1/2026).

Sebagai tindak lanjut, kata Irwan, Dinas Pertanian Kabupaten Lebak telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk pengajuan bantuan benih padi pengganti, bagi lahan yang dinyatakan puso.

Pihaknya juga mendorong petani mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) melalui PT Jasindo untuk memperoleh kompensasi jika terjadi gagal panen. Kata Irwan, banjir tidak hanya dipicu hujan ekstrem, tetapi juga bisa karena saluran drainase tersumbat dan pendangkalan sungai. Ia mengimbau petani aktif melaporkan kondisi di lapangan agar penanganan bisa lebih cepat.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *