Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Peristiwa

Desa Lemo Teluknaga Tangerang Kembali Terendam

Avatar photo
26
×

Desa Lemo Teluknaga Tangerang Kembali Terendam

Sebarkan artikel ini
Desa Lemo Teluknaga Tangerang Kembali Terendam
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid berjanji melakukan perbaikan secara menyeluruh di Desa Lemo.

TANGERANG, INTTI.ID – Sebanyak 400 kepala keluarga (KK) di Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, terpaksa kembali mengungsi. Kampung mereka kembali terendam banjir dengan ketinggiana 60 centimeter hingga 1 meter.

Ratusan rumah warga Desa Lemo kembali kebanjiran menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang Raya, Rabu (21/1/2026). Selain curah hujan yang tinggi, banjir di desa tersebut juga disebabkan akibat pendangkalan saluran air.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menjelaskan, sebelumnya, banjir akibat hujan deras juga merendam pemukiman warga di desa yang masuk kawasan pesisir Tangerang tersebut.

BACA JUGA: Kurangi Risiko Banjir di Kota Serang, Bangli di Kali Kroya Dibongkar

“Sebelumnya banjir sudah surut, sekarang banjir lagi. Ada 400 KK yang terdampak banjir,” kata Achmad Taufik kepada wartawan.

Menurut Taufik, sebagian warga terdampak sudah mengungsi ke Balai Desa Lemo atau ke rumah kerabatnya yang tidak terkena banjir. BPBD juga sudah mendirikan dapur umum di lokasi serta memberikan bantuan logistik kepada warga korban banjir.

“Banjir di kawasan itu juga akibat terjadinya pendangkalan saluran air,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid bersama Plh Sekda Kabupaten Tangerang yang juga kepalda Dinas BMSDA, Iwan Firmansyah mendatangi lokasi banjir. Bupati menemui menemui warga yang terdampak banjir.

“Warga meminta perbaikan drainase agar bisa mengurangi banjir. Kami juga melihat langsung kondisi yang ada dan mencari penyebab utama banjir,” ujar bupati di lokasi banjir.

Bupati juga menyerahkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir di Desa Lemo sebagai bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Pemprov Banten Cabut Izin Dua Perusahaan Tambang

Dia juga berjanji akan segera mengambil langkah konkret dan terukur untuk menangani permasalahan banjir, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kami akan tindak lanjuti bersama pengembang, dinas terkait, serta warga untuk bersama mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan dalam mengatasi banjir,” tegasnya.

Bupati juga menyatakan, Pemkab Tangerang berkomitmen meningkatkan koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan banjir dilakukan secara menyeluruh, efektif, dan berkelanjutan demi kenyamanan serta keselamatan warga.

“Penanganan banjir tidak bisa dilakukan sendiri. Koordinasi dan sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar bisa menyeluruh, efektif dan berkelanjutan,” tandasnya.(Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *