Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Peristiwa

Satpol PP Buru Pembakar Sampah Dekat Puspemkot Tangsel

Avatar photo
14
×

Satpol PP Buru Pembakar Sampah Dekat Puspemkot Tangsel

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Buru Pembakar Sampah Dekat Puspemkot Tangsel
Meski kebaakaran sampah sudah dipadamkan, namun kepulan asap masih kerap terlihat dari lahan komersil dekat Puspemkot Tangsel.

TANGERANG, INTTI.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tengah memburu pihak-pihak yang telah melakukan pembakaran sampah secara ilegal di seberang Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Ahmad Dohiri menegaskan, pembakaran sampah secara ilegal merupakan pelanggaran peraturan daerah (Perda).

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Dia meminta pihak-pihak tak bertanggungjawab untuk menghentikan aktivitas pembakaran sampah ilegal tersebut.

“Yang punya lahannya sudah kami cari, tapi belum ketemu. Ada oknum yang mengelola, tapi kalau ada api menyala, orangnya menghilang,” ungkap Adam kepada wartawan Kamis (29/1/2026) seraya meminta warga melapor jika menemukan aktivitas serupa di lokasi lain.

BACA JUGA: Pemkot Tangsel Cabut Status Tanggap Darurat Sampah

Selain penanganan teknis di lapangan, lanjut Adam, Satpol PP juga terus menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas pembakaran sampah ilegal di lokasi tersebut. Lahan itu diketahui merupakan lahan komersial.

“Lahannya sering dimanfaatkan oknum tertentu sebagai tempat pembuangan sampah dengan sistem berbayar. Pembakaran sampah sembarangan bisa membahayakan kesehatan dan menimbulkan gangguan masyarakat, pasti kami tindak,” tegasnya.

Bara Api Tertahan Dalam Tumpukan Sampah

Dari pantauan wartawan, asap sisa pembakaran sampah masih mengepul dari tumpukan sampah di lahan kosong seberang Puspemkot Tangsel tersebut.

Kepulan asap merupakan sisa bara api yang tertahan di dalam tumpukan sampah dan puing, meski sebelumnya telah dipadamkan.

Adam membenarkan kepulan asap yang muncul bukan berasal dari pembakaran baru, melainkan sisa pembakaran yang masih menyimpan bara di bagian bawah tumpukan sampah.

“Api sudah dipadamkan, tapi di bawahnya masih ada bara,” ujar Adam yang juga Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel.

Adam menyamaikan, tumpukan sampah di lokasi tersebut bercampur dengan puing bangunan dan limbah kayu yang tertutup material keras seperti batu. Kondisi ini membuat bara api sulit dipadamkan secara menyeluruh.

“Di bawahnya itu puing-puing kayu, lalu ditutup sama puing-puing batu. Kayu yang di dalamnya itu nyala terus,” jelasnya.

BACA JUGA: Rumah Warga Cikeusal Serang Hancur Tergerus Longsor

Adam menyebut, karakter kebakaran tersebut menyerupai kebakaran lahan gambut, di mana bara api tetap hidup di dalam meski permukaan terlihat padam.

Unttuk mencegah asap kembali menebal dan mengganggu kesehatan warga, Damkar bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) terus melakukan pemantauan dan penanganan lanjutan.

“Kalau asapnya sudah terlalu tebal, kami sinergi dengan SDA, pakai alat berat untuk mengaduk materialnya, baru kami semprot air untuk memadamkan bara,” ujarnya.

Meski hujan sempat mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari, Adam mengakui asap masih sesekali muncul, meski hanya dalam waktu singkat.

“Kami selalu pantau. Kami juga siaga karena armada kami dekat dari lokasi itu,” katanya.

Sebelumnya, kebakaran tumpukan sampah di lahan kosong seberang Puspemkot Tangsel tersebut pada Selasa (7/1/2026) malam. Api yang berkobar diduga dipicu dari aktivitas pembakaran sampah.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel harus mengerahkan tiga unit armada pemadam ke lokasi pembakaran sampah.

Meski api di permukaan berhasil dipadamkan, namun bara di bawah tanah kembali menyala sehingga proses pemadaman harus dilakukan berulang kali dengan bantuan alat berat.(Ald)

sumber: satelitnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *