LEBAK.INTTI.ID — Ubad, warga Desa Ciakar, pekerja tambang batu meninggal dunia tertimpa runtuhan batu di lokasi penambangan Desa Ciakar, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (9/2/2026) malam. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah melakukan aktivitas pemahatan batu secara manual menggunakan pahat dan palu (godam).
Ubad tewas setelah hampir seluruh bagian tubuh mengalami luka berat akibat tertimpa material batu. Jenazah korban selanjutnya disemayamkan di rumah duka di Desa Ciakar.
Kapolsek Gunungkencana AKP Supar membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula ketika korban sedang bekerja di area tebing tambang, lalu secara tiba-tiba terjadi runtuhan batu yang langsung menimpa tubuh korban.
“Korban saat itu sedang melakukan pemahatan batu. Tiba-tiba tebing runtuh dan menimpa korban, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi,” ujar AKP Supar saat dikonfirmasi.
Petugas kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya palu/godam yang digunakan korban serta batu yang masih berlumuran darah. Selain itu, area tambang juga telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
“Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memintai keterangan saksi-saksi serta pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan tambang tersebut,” tambah AKP Supar.(*)















