Regional

Bupati Lebak Datangi Rumah Wabup Amir Hamzah, Konflik Dianggap Sudah Selesai

Avatar photo
8
×

Bupati Lebak Datangi Rumah Wabup Amir Hamzah, Konflik Dianggap Sudah Selesai

Sebarkan artikel ini
Bupati Lebak Hasbi Jayabaya menjabat tangan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, saat berkunjung kerumah Amir di Kapugeran, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Rabu (1/4). (foto: memopos.co.id)

LEBAK.INTTI.ID — Konflik antara Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dengan Wakil BUpati Lebak Amir Hamzah, tampaknya berakhir setelah Hasbi mendatangi rumah Amir Hamzah, di Kapugeran, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Rabu (1/4). Keduanya terlihat berjabat tangan.

Hasbi menjelaskan alasan dirinya mendatangi rumah wakil bupat karena merasa sebagai senior dan orang tua. Hasbi mengapresiasi Amir Hamzah yang legowo atas kedatangannya, meski sempat tersinggung dengan ucapannya di hadapan para aparatur sipil negara (ASN) pada halal bihalal awal pekan ini.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Bupati Lebak tersebut pun berjanji akan memperbaiki komunikasinya agar lebih baik dan santun kedepannya, agar tidak ada kegaduhan lagi. Selain itu, Hasbi berjanji ke depan akan bekerja lebih baik lagi untuk membangun Kabupaten Lebak bersama Amir Hamzah.

“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wakil Bupati, kita harus kembali kondusif untuk kepentingan masyarakat Lebak dan pemerintah daerah Kabupaten Lebak begitu,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Lebak Amis Hamzah marah besar karena Hasbi menyinggung status mantan napi korupsi saat halalbihalal Idulfitri 1447 H dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Kabupaten Lebak, Banten, Senin (30/3) pagi. Amir Hamzah saat itu yang marah pun meninggalkan pendopo kabupaten sambil didampingi sejumlah orang. Video tersebut pun viral di media sosial.

Konflik antar kedua petinggi di Lebak ini mengundang berbagai macam tanggapan. Salah satunya dari Mantan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH). Anggota DPR RI ini menyayangkan sikap yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Lebak tersebut. Menurutnya, seorang kepala daerah seharusnya menjadi teladan dalam bersikap dan bertutur kata.

“Wah, harus belajar lagi soal etika pemerintahan, soal kewenangan antara Bupati dan Wakil Bupati, dan yang terpenting, harus ada adab,” ungkap WH kepada wartawan usai kunjungan Kerja ke Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang, Rabu (1/4/2026).

Politisi Partai Nasdem ini menegaskan, jabatan pemimpin bukan sekadar memegang kekuasaan, melainkan memikul tanggung jawab moral yang besar. Ia menilai, pernyataan yang menyerang ranah pribadi di depan publik sangat tidak elok dilakukan dalam lingkungan birokrasi.

WH yang pernah menjabat sebagai Gubernur Banten, mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi antara kepala daerah dan wakilnya demi kelancaran roda pemerintahan.

Dia berharap agar para pemimpin di daerah kembali fokus pada tata kelola pemerintahan yang beradab tanpa harus mengedepankan sentimen pribadi di ruang publik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *