SERANG.INTTI.ID – Pemprov Banten mencatat, realisasi investasi Provinsi Banten pada 2025 berhasil menembus angka Rp130,2 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp119,5 triliun, atau terealisasi sebesar 108,91 persen.
Dengan realisasi tersebut, Provinsi Banten sukses naik peringkat ke posisi empat tertinggi secara nasional, menggeser posisi sebelumnya di peringkat kelima. Kenaikan peringkat ini berlaku baik untuk realisasi investasi secara keseluruhan maupun pada sektor hilirisasi.
Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti mengatakan, secara kumulatif total investasi Rp130,2 triliun tersebut terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp73,2 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 5,2 miliar dolar AS. Khusus pada sektor hilirisasi, realisasi investasi sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai Rp41,3 triliun.
Untuk periode Triwulan IV (Oktober–Desember) 2025, Banten mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp38,6 triliun. Angka ini disumbangkan oleh PMDN sebesar Rp19,3 triliun dan PMA sebesar 1,4 miliar dolar AS.
“Pada triwulan ini, sektor hilirisasi turut menyumbang angka signifikan sebesar Rp17,5 triliun, yang juga menempatkan Banten di peringkat keempat nasional untuk periode tersebut,” katanya dalam keterangan, Jumat (16/1/2026).
Virgojanti mengaku capaian gemilang ini merupakan buah dari sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas dan iklim investasi di Banten.
“Capaian realisasi investasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak dalam menjaga kondusivitas daerah. Hal ini memberikan dampak positif dan kepercayaan bagi para investor terhadap iklim investasi di Provinsi Banten,” tuturnya.
Ia berharap, tren positif ini dapat berlanjut pada tahun 2026. Peningkatan investasi diharapkan tidak hanya sekadar angka, melainkan mampu memberikan multiplier effect (efek berganda) bagi kesejahteraan masyarakat Banten. (*)
Sumber: bantenekspres.co.id









