TANGERANG, INTTI.ID – Pemkot Tangerang, Banten, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat melakukan pemantauan intensif terhadap kualitas air Sungai Cisadane usai terdeteksinya dugaan pencemaran pada aliran air baku.
Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi kepada wartawan Rabu (11/2/2026) malam menjelaskan, timnya kini melakukan pemantauan kualitas air secara ketat menggunakan alat pantau kualitas air yang diperbarui setiap jam.
Selain pemantauan berkala, kata Wawan, pihaknya juga telah melakukan uji laboratorium guna memastikan tingkat keamanan air sungai terbesar di Tangerang tersebut.
BACA JUGA: Kebakaran Gudang Kimia di Tangsel Diduga Picu Pencemaran Sungai Cisadane
“Ini dilakukan secara berulang. Hingga hasil uji tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk merilis pernyataan resmi terkait status keamanan air Sungai Cisadane,” jelas Wawan.
Tambah Wawan, selama proses pemantauan dan pengujian berlangsung, masyarakat diimbau untuk sementara waktu tidak menggunakan air Sungai Cisadane untuk keperluan mandi, mencuci, memasak, maupun konsumsi sebagai air minum.
Masyarakat diminta untuk tidak menangkap, mengolah, ataupun mengonsumsi ikan yang berasal dari Sungai Cisadane. Ini dikarenakan ikan berisiko terpapar zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan atau keracunan.
“Seluruh aktivitas yang memanfaatkan air Sungai Cisadane agar dihentikan sementara hingga hasil uji laboratorium resmi dirilis dan sungai dinyatakan kembali dalam kondisi aman,” tandasnya.(ABE/ALD)














