Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Regional

Gunernur Bakal Terbitkan Ingub Gerakan Jumat Bersih

Avatar photo
4
×

Gunernur Bakal Terbitkan Ingub Gerakan Jumat Bersih

Sebarkan artikel ini
Gubernur Banten bersama Forkopimda melakukan aksi bersih-bersih di sekitar KP3B, Kota Serang, Minggu (8/2/2026). Foto: Pemprov Banten

SERANG.INTTI.ID – Gubernur Banten Andra Soni akan menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) terkait pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto soal Gerakan Indonesia ASRI (DI Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Ingub tersebut akan berlaku serentak di seluruh wilayah Provinsi Banten sebagai upaya menjaga lingkungan dan alam dari persoalan sampah.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Untuk Jumat Bersih nanti akan saya keluarkan Instruksi Gubernur. Detail teknisnya akan disiapkan oleh Pak Sekda. Secara komunikasi, saya sudah menyampaikan kepada para wali kota dan bupati di Banten,” ujar Andra Soni, Minggu (8/2/2026).

Pelaksanaan Jumat Bersih direncanakan berlangsung rutin setiap hari Jumat dengan melibatkan unsur pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Kegiatan ini juga akan melibatkan Forkopimda, mulai dari TNI, Polri, hingga masyarakat.

Andra menyebut, meski program Jumat Bersih telah dijalankan di sejumlah daerah di Banten, penerbitan Ingub bertujuan untuk menyeragamkan pelaksanaannya agar dilakukan secara serentak di seluruh wilayah provinsi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan Ingub Jumat Bersih saat ini masih dalam tahap perincian. Nantinya, Ingub tersebut akan menjadi dasar bagi bupati dan wali kota untuk menerbitkan Instruksi Bupati (Inbup) atau Instruksi Wali Kota (Inwal).

“Ingub ini akan menjadi payung bagi kabupaten dan kota, sehingga semua pihak bisa dilibatkan, baik pemerintah daerah maupun TNI dan Polri,” kata Deden.

Selain unsur pemerintah dan aparat, pemprov juga akan mengajak masyarakat, pedagang, serta lingkungan sekitar untuk berperan aktif menjaga kebersihan. Menurut Deden, penanganan sampah membutuhkan kolaborasi dari sektor hulu hingga hilir.

Ia menekankan perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan kebersihan lingkungan. Melalui Jumat Bersih, diharapkan dapat tumbuh budaya gotong royong, lingkungan yang bersih, serta masyarakat yang lebih sehat dan nyaman sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia ASRI.

“Kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan harus diubah, dan pemerintah daerah hadir untuk memberikan dorongan serta contoh nyata,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *