Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Hukum

Insiden KA Bandara, Polres Metro Tangerang Periksa Sopir Trailer

Avatar photo
3
×

Insiden KA Bandara, Polres Metro Tangerang Periksa Sopir Trailer

Sebarkan artikel ini
Insiden KA Bandara, Polres Metro Tangerang Periksa Sopir Trailer
Dari rekaman CCTv, pintu perlintasan KA belum tertutup saat truk trailer melintas, Jumat (20/2/2026).

TANGERANG, INTTI.ID – Rangkaian KA Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) anjlok setelah tertemper truk trailer bermuatan sekoci milik Pertamina di perlintasan sebidang antara Stasiun Poris dan Stasiun Batuceper, Jumat (20/2/2026).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.07 WIB itu, selain keluar jalur, juga mengakibatkan kerusakan pada rangkaian nomor 6 KA Bandara Soetta. Muatan sekoci yang diangkut truk terseret hingga sekitar 200 meter dari titik benturan.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Nopta Histaris Suzan mengatakan, pihaknya telah mengamankan sopir truk serta memeriksa sejumlah saksi, termasuk petugas perlintasan dan petugas Stasiun Poris.

BACA JUGA: KA Bandara Tabrak Truk Pengangkut Sekoci di Poris Tangerang, KRL Tangerang–Duri Lumpuh

“Informasi yang kami dapat sejak 06.07 telah terjadi kecelakaan ini, artinya truk gandeng atau truk trailer tadi nyangkut di rel keretanya, kemudian kesulitan untuk melewati namun di saat yang sama kereta api melintas hingga menabrak bagian tengah muatannya,” ujar Nopta.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena saat peristiwa terjadi belum ada penumpang di dalam rangkaian KA Bandara Soetta yang melaju dari arah Manggarai menuju Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami sudah lakukan upaya dengan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kepadatan yang mengarah ke TKP, kemudian kami sudah koordinasi dengan pihak terkait untuk evakuasi kendaraan dan bagian dari yang mengganggu dari aktivitas kereta api sampai saat ini masih berlangsung,” katanya.

Palang Pintu Belum Tertutup

Berdasarkan keterangan awal dari saksi, sopir, serta rekaman kamera pengawas (CCTV), palang pintu perlintasan disebut belum tertutup saat truk melintas.

“Dari keterangan saksi dan supir ataupun kita lihat dari CCTV artinya palang pintu belum ada upaya penutupan atau masih terbuka lebar dan di CCTV jelas apa yang terjadi sebelum dan sesudahnya,” ucapnya.

Terkait sirine peringatan, Nopta menyebut petugas telah berupaya memberikan peringatan kepada masinis.Terkait sirine peringatan, Nopta menyebut petugas telah berupaya memberikan peringatan kepada masinis.

“Sirine tadi dari keterangan petugas sudah lakukan upaya memberitahukan masinis dan sirine sudah dibunyikan tapi ada upaya ditahan dan kami masih dalami,” katanya.

Saat ini, sopir truk dan sejumlah saksi telah dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Tangerang Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami penyebab pasti kecelakaan.(ABE/ALD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *