LEBAK.INTTI.ID – Tali sling jembatan gantung penghubung Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam dengan Desa Sinanghati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, putus, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Lima siswa SMP Negeri 3 Wanasalam terjatuh kesungai ingga menderita luka-luka.
Lima siswa SMP Negeri 3 Wanasalam yang sedang berjalan di atasnya terjatuh ke sungai bersama tiga unit sepeda motor yang mereka kendarai saat hendak pulang sekolah. Sehingga, dua orang siswa mengalami luka-luka dan satu siswa lainnya dilarikan ke RSUD Malingping guna mendapatkan perawatan medis, karena mendapatkan luka yang serius akibat benturan benda keras.
Informasi yang dihimpun, penyebabnya akibat salah satu tali sling jembatan tiba-tiba putus. Kondisi itu membuat jembatan miring sebelum akhirnya roboh dari ketinggian hampir 20 meter ke aliran Sungai Cilangkap.
Saat kejadian, lima orang siswa SMP Negeri 3 Wanasalam yang hendak pulang melintasi jembatan tersebut. Namun tiba-tiba jembatan ambruk. Kelimanya terjatuh ke sungai bersama tiga unit sepeda motor yang mereka kendarai. Dua orang siswa mengalami luka-luka dan satu siswa lainnya dilarikan ke RSUD Malingping guna mendapatkan perawatan medis karena mendapatkan luka yang serius akibat benturan benda keras.
Warga setempat bersama aparat desa langsung melakukan evakuasi terhadap para korban. Sementara sepeda motor yang ikut terjatuh ke sungai berhasil dievakuasi secara bertahap.
Perangkat Desa Cilangkap, Mardiansyah jembatan gantung tersebut merupakan akses penting penghubung antardesa dan juga menghubungkan wilayah Kecamatan Wanasalam dengan Kecamatan Malingping. Jembatan tersebut setiap harinya menjadi jalur utama warga untuk beraktivitas, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.
Putusnya jembatan ini membuat warga di dua kecamatan tersebut kini terisolasi dan harus mencari jalan memutar yang jaraknya jauh lebih jauh untuk melakukan aktivitas harian.(*)















