TANGERANG.INTTI.ID — Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang melakukan aksi unjukrasa di depan Taman Gajah, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Selasa (6/1/2026). Mereka menolak wacana pengembalian Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke DPRD atau legislatif.
Para mahasiswa khawatir, jika Pilkada dikembalikan kepada DPRD, hal itu menjadi sebuah ancaman serius terhadap demokrasi. Koordinator Aksi Fajar Kurniawan mengatakan, sejumlah elite partai politik menyuarakan perlunya evaluasi pelaksanaan Pilkada langsung. Mereka berdalih lantaran tingginya biaya politik. Alasan lainnya, potensi konflik horizontal serta alasan efektivitas pemerintahan daerah.
“Wacana ini tidak dapat dipandang sebagai sekadar pendapat personal, melainkan mulai diarahkan menjadi opsi kebijakan negara. Oleh karena itu, ini sebagai ancaman serius terhadap demokrasi partisipatoris di Indonesia,” ungkap Fajar dalam orasinya.
Dikatakannya, usulan penghapusan Pilkada langsung ini disuarakan oleh elite politik nasional, termasuk dari pimpinan Partai Gerindra dan Presiden Prabowo Subianto. Padahal. sejarah mencatat bahwa mekanisme penunjukan kepala daerah oleh elite pernah berlaku pada masa Demokrasi terpimpin pada era Soekarno dan Orde Baru Presiden Soeharto. Dua rezim yang ditandai oleh sentralisasi kekuasaan dan minimnya kontrol rakyat.
“Maka itu, mengembalikan Pilkada ke DPRD adalah pengkhianatan terhadap semangat amandemen konstitusi dan reformasi 1998. Kami, Forum Aksi Mahasiswa (FAM) menolak tegas rencana penghapusan Pilkada langsung,” jelasnya.
Alasan penolakan tersebut, tambah Fajar, pengurangan hak politik rakyat, karena rakyat kehilangan hak memilih langsung pemimpinnya. Kemudian, pengembalian kebijakan tersebut dinilai sebagai kemunduran demokrasi ditandai oleh melemahnya partisipasi publik dan meningkatnya dominasi elite.
“Pemilihan kepala daerah yang dilakukan DPRD akan berdampak menurunnya akuntabilitas. Sebab, kepala daerah akan lebih bertanggung Jawab kepada DPRD daripada kepada rakyat,” pungkasnya.(*)















