Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Regional

Makan Bergizi Gratis Diklaim Tembus Pelosok Desa di Banten

Avatar photo
37
×

Makan Bergizi Gratis Diklaim Tembus Pelosok Desa di Banten

Sebarkan artikel ini
Makan Bergizi Gratis Diklaim Tembus Pelosok Desa di Banten
Murid-murid SD menjadi prioritas dalam program MBG di Banten.

SERANG, INTTI.ID – Sampai awal 2026, sebanyak 2,1 juta warga di Provinsi Banten disebut telah menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Para penikmat program MBG di Provinsi Banten terdiri dari ibu hamil dan menyusui, balita, murid SD sederajat hingga pelajar SMA/SMK sederajat.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin kepada wartawan Selasa (13/1/2026) menyebut, program MBG telah terealisasi hampir di seluruh daerah Provinsi Banten.

BACA JUGA: Warganya 6 Tahun Tinggal di Rumah Terpal, Pemkab Lebak Salahkan Pusat

“Penerima manfaat program MBG mencapai lebih dari 2.122.000 orang, dari total target sekitar 3.502.000 penerima manfaat,” jelas Jamaluddin.

Dengan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebanyak 741 unit, realisasi program MBG di Banten telah mencapai sekitar 60 persen dari total sasaran.

Jamaluddin mengaku optimistis penyaluran MBG pada tahun ini dapat menjangkau seluruh target penerima. “Mudah-mudahan tahun ini MBG bisa 100 persen,” katanya.

Jamaluddin menegaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya, program MBG tidak hanya dirasakan di kawasan perkotaan, tetapi juga telah menjangkau daerah pelosok dan terpencil.

“Program ini sudah menyentuh daerah-daerah seperti Leuwidamar dan Gunung Kencana di Kabupaten Lebak,” tegasnya.

BACA JUGA: Empat Sekawan Pemagar Laut Tangerang Dibui 3,6 Tahun

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya distribusi makanan dari lokasi terdekat dengan penerima manfaat agar kualitas makanan tetap terjaga.

“Distribusi harus dari titik terdekat supaya makanan tidak rusak, tidak basi, dan tetap layak konsumsi,” ujarnya.

Dimyati juga meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan sinergi agar pelaksanaan MBG berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Program MBG harus tepat sasaran, tepat guna, dan tepat manfaat. Kami harap anak-anak Banten lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya,” tandasnya.(Ald)

sumber: banpos.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *