Ekbis

Pemkot Tangerang Klaim Berhasil Turunkan Inflasi

Avatar photo
1
×

Pemkot Tangerang Klaim Berhasil Turunkan Inflasi

Sebarkan artikel ini
Pemkot Tangerang Klaim Berhasil Turunkan Inflasi
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Banten, Ruta Ireng Wicaksono.

TANGERANG, INTTI.ID – Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Banten, Ruta Ireng Wicaksono mengklaim telah terjadi penurunan indeks inflasi di kota benteng ini.

Menurunnya inflasi juga diklaim telah menempatkan Kota Tangerang sebagai daerah kabupaten atau kota dengan angka inflasi terendah di Provinsi Banten.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Indeks inflasi Kota Tangerang berhasil turun hingga menyentuh 3,01 persen di bawah rata-rata inflasi di Provinsi Banten,” kata Ruta, Kamis (2/4/2026).

BACA JUGA: Penumpang Arus Balik Lebaran 2026 di Kota Tangerang Meningkat

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tangerang menunjukkan penurunan indeks inflasi menjadi angka inflasi terendah pada periodesasi Triwulan I 2026, yakni Januari (3,52 persen), Februari (4,64 persen) dan Maret (3,01 persen).

Ruta Ireng mengaku pihaknya berhasil menurunkan angka inflasi selepas momentum Lebaran tahun ini setelah bulan sebelumnya melonjak di tengah bulan Ramadan mencapai 4,64 persen (year to year) atau 0,64 persen (month to month).

“Bulan ini, indeks inflasi menurun yang positif sebesar 3,55 persen (year to year) atau 0,36 persen (month to month) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 109,86 persen,” jelas Ruta.

Ia melanjutkan, penyumbang inflasi pada bulan ini didominasi beberapa komoditas seperti tarif listrik sebesar 1,07 persen, emas perhiasan sebesar 0,58 persen, transportasi AKAP (Antar Kota dan Antar Provinsi) sebesar 0,09 persen.

BACA JUGA: Pemkot Tangerang Siap Laksanakan WFH Bagi Pegawai

Permintaan beberapa komoditas pangan pokok yang meningkat selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, juga menjadi penyumbang utama inflasi pada bulan ini, seperti bayam sebesar 0,13 persen, daging ayam ras sebesar 0,11 persen dan kangkung sebesar 0,08 persen.

Selain itu, Pemkot Tangerang terus berkomitmen menjaga stabilitas dan tren penurunan inflasi dengan mendorong stimulus ekonomi ke tengah masyarakat.

Pemkot Tangerang juga memastikan distribusi komoditas pokok dapat berjalan lancar sehingga mampu menekan potensi lonjakan harga setelah Lebaran.

“Pasca Lebaran ini kami langsung tancap gas untuk memastikan pasokan dan harga kebutuhan pokok di pasaran tetap stabil. Hal ini sangat penting di tengah potensi lonjakan seiring dengan lonjakan permintaan yang masih tinggi setelah momen Lebaran,” tandasnya.(ABE/ALD)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *