Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Nasional

Ribuan Motor Pemudik Nataru Padati Pelabuhan Ciwandan Cilegon

Avatar photo
40
×

Ribuan Motor Pemudik Nataru Padati Pelabuhan Ciwandan Cilegon

Sebarkan artikel ini
Ribuan Motor Pemudik Nataru Padati Pelabuhan Ciwandan Cilegon
Pemudik Nataru yang menggunakan sepeda motor mulai memadati Pelabuhan Ciwandan, Cilegon pada Sabtu (20/12/2025).

CILEGON, INTTI.ID – Aktvitas penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera mulai meningkat. Di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, yang menjadi pelabuhan alternatif terpantau mulai dipadati pemudik yang menggunakan sepeda motor, Sabtu (20/12/2025) malam atau H-5 libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Diketahui, Pelabuhan Ciwandan Cilegon memang dikhususkan bagi pemudik Nataru yang menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Selain itu, pelabuhan ini juga digunakan untuk penyeberangan truk pengangkut logistik yang menopang distribusi kebutuhan akhir tahun.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Data Posko Cabang Merak periode 20 Desember 2025 pukul 08.00 WIB hingga Minggu 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB (H-5), tercatat sebanyak 1.029 unit kendaraan roda dua dan 945 unit truk logistik golongan VIB telah menyeberang menuju Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.

BACA JUGA: Awas, Cuaca Ekstrem di Penyeberangan Merak-Bakauheni saat Nataru

Angka tersebut menunjukkan lonjakan yang cukup tajam dibandingkan Jumat atau H-6, realisasi kendaraan roda dua tercatat 347 unit, sementara truk logistik mencapai 613 unit.

Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo kepada wartawan Minggu (21/12/2025) mengatakan, data ini menunjukan peningkatan aktivitas penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Sumatera. Para pemudik sepeda motor menuju berbagai daerah di Pulau Sumatera.

“Kami terus memperkuat pemantauan dan melakukan berbagai langkah pengaturan operasional di kawasan pelabuhan untuk memastikan kelancaran layanan,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan arus ini sejalan dengan pola pergerakan Nataru pada tahun sebelumnya. Puncak trafik penyeberangan Jawa–Sumatera, kata dia, umumnya terjadi pada H-5 hingga H-1. Kepadatan kendaraan tercatat pada jam-jam utama check-in, pada pukul 20.00–02.00 WIB serta 08.00–11.00 WIB, yang menjadi periode favorit pengguna jasa penyeberangan.

Corporate Secretary PT ASDP, Windy Andale mengimbau pemudik merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari waktu-waktu padat guna meminimalisir potensi terjadinya antrean di pelabuhan, baik di Merak maupun Ciwandan.

“Kami imbau pengguna jasa penyeberangan, khususnya melalui Pelabuhan Ciwandan, untuk membeli tiket paling lambat H-1 melalui Ferizy sebelum keberangkatan. Datang sesuai jadwal pada tiket, jaga kondisi fisik dan kendaraan, agar perjalanan penyeberangan berlangsung aman dan nyaman,” jelas Windy.

BACA JUGA: Astra Klaim Tol Tangerang-Merak Siap Hadapi Lonjakan Kendaraan Nataru

Menurut Windy, pembelian tiket online via Ferizy telah dibuka sejak H-60 keberangkatan. Sehingga pembelian tiket sejak jauh hari penting untuk menghindari antrean. Sistem akan mendeteksi lokasi GPS, dan bila pembelian terlalu dekat pelabuhan oleh pihak tak berwenang, transaksi tidak dapat diproses.

Trafik Kendaraan Naik 4,7 Persen

Berdasarkan data Posko Merak yang terdiri dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-5 (20 Desember 2025 pukul 00.00–23.59 WIB), tercatat 41 unit kapal beroperasi melayani penyeberangan.

Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera mencapai 39.728 orang, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.476 orang.

Kendaraan roda dua tercatat 1.016 unit atau naik 28,3 persen, kendaraan roda empat 4.661 unit atau naik 2,8 persen, truk 3.502 unit atau naik 2,3 persen, dan bus 434 unit, relatif stabil dibandingkan tahun lalu.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-5 mencapai 9.613 unit, meningkat 4,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 9.181 unit.

Sementara itu, akumulasi penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera sejak H-10 hingga H-5 tercatat 183.581 orang, naik 1 persen, dengan total kendaraan 47.328 unit atau tumbuh 5,2 persen.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni pada H-5, tercatat 35 unit kapal beroperasi. Total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 33.519 orang, naik 4,6 persen. Total kendaraan yang menyeberang tercatat 7.809 unit, meningkat 5,2 persen dibandingkan periode tahun lalu.(Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *