Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Ekbis

Satgas Pangan Sidak Pasar di Kota Tangerang

Avatar photo
1
×

Satgas Pangan Sidak Pasar di Kota Tangerang

Sebarkan artikel ini
Satgas Pangan Sidak Pasar di Kota Tangerang
Satgas Pangan bersama Dinas Ketahan Pangan Banten menggelar sidak di Pasar Induk Tanah Tinggi dan Pasar Anyar, Kota Tangerang, Selasa (17/2/2026).

TANGERANG, INTTI.ID – Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan Provinsi Banten, menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Induk Tanah Tinggi dan Pasar Anyar, Kota Tangerang, Selasa (17/2/2026).

Ketua Satgas Pangan Polri Brigadir Jenderal Polisi (Brigjenpol) Zain Dwi mengatakan, Sidak digelar karena adanya laporan masyarakat yang menyebut harga cabai merah keriting melonjak hingga Rp100 ribu per kilogram.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Kami sidak untuk mengetahui kondisi stok dan harga saat ini, baik di Pasar Induk Tanah Tinggi maupun di Pasar Anyar (Kota Tangerang),” kata Zain.

BACA JUGA: Puluhan Napi Konghucu Dapat Remisi Imlek 2026

Dia mengatakan, dari hasil pemantauan, diketahui distribusi dan pasokan bahan pokok masih aman serta masih kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HAP), kecuali cabai rawit merah di Pasar Induk Tanah Tinggi Rp85.000 per kilogram atau turun harga.

Sedangkan di Pasar Anyar, harga cabai merah keriting Rp100.000 per kilogram. Masih tingginya harga cabai dipengaruhi faktor cuaca yang menganggu distribusi cabai.

“Karena curha hujan menyebabkan petani cabai enggan memanen, khawatir hasilnya rusak, buruh petik juga libur panjang,” kata mantan Kapolres Metro Tangerang Kota ini.

Imbasnya, lanjut Zain, pasokan dari sumber produksi terkendala, seperti dari Garut, Kediri, dan beberapa daerah sentra cabai lainnya.

Namun kini, kata Zain, harga cabai sudah mulai menurun, dan harga-harga pangan pokok lainnya juga stabil, begitu juga dengan ketersediaanya.

Dia menerangkan, meski terjadi peningkatan untuk komoditas cabai merah keriting, namun secara keseluruhan harga sembako masih relatif normal dan tidak membebani masyarakat.

“Untuk harga beras, daging ayam, daging sapi, telur, minyak kita, bawang merah, bawang putih, harganya normal dan stabil, tidak ada kenaikan dan semua dibawah HAP dan HET,” jelasnya.

BACA JUGA: Imlek dan Sambut Puasa, Penumpang Pesawat di Bandara Soetta Melonjak

Dia menekankan kepada para pedagang agar bisa menjaga harga pangan sesuai kebijakan harga HAP dan HET. Pemprov Banten dan pemerintah kota dan kabupaten diharapkan terus melakukan pemantauan agar tidak ada pihak yang menaikan harga secara sepihak.

“Kami inginkan agar tidak ada yang bermain dan melaporkan seandainya ditemukan ada pelanggaran melalui hotline Saber Pelanggaran Pangan di masing-masing Polda yang telah disiapkan,” tegasnya.

Deputi I Badan Pangan Nasional (Bapanas) Ketut Astawa mengatakan, hasil pemantauan harga disejumlah pasar masih normal, kecuali cabai merah keriting masih tinggi, meskipun sudah mulai menurun.

“Kami akan terus pantau kenaikan harga di semua pasar yang ada. Bila ada kenaikan signifikan akan segera dilakukan tindakan agar masyarakat tidak terbebani selama Ramadan hingga Lebaran nanti,” tuturnya.

Jamin Stok Kebutuhan Pokok Ramadan Aman

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten, Nasir M Daud menjamin stok pangan khususnya pangan pokok dalam menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri cukup.

Bahkan, kata dia, di Banten khususnya di Banten Selatan sudah mulai memasuki masa panen dan sebentar lagi menghadapi panen raya padi, begitu juga beberapa komoditas hortikultura lainnya.

“Kami memastikan agar harga-harga sesuai ketentuan dan kami terus menjaga dan meminta kepada semua pihak baik produsen, distributor dan pengecer untuk komitmen menjaga kesetabilan harga bagi masyarakat dalam menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri,” tandasnya.(ALD)

sumber; satelitnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *