SERANG.INTTI.ID — Sebanyak 22 sekolah dasar (SD) di kabupaten Serang ternyata dibangun di bantaran sungai. Alhasil, sekolah-sekolah ini sering kebanjiran.
Jumlah sekolah ini diketahui setelah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang meninjau sekolah yang terdampak banjir, Rabu (14/1/2026).
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SD pada Dindikbud Kabupaten Serang Abidin Nasyar Surya kepada wartawan mengatakan, puluhan sekolah itu ada yang berstatus sekolah negeri maupun swasta. Sekolah-sekolah itu berada di Kecamatan Kragilan, Anyer, Cikeusal, Kibin, dan kecamatan Padarincang. Lantaran lokasinya dekat dengan sungai, sekolah-sekolah ini sering terdampak anjir jika hujan deras yang membuat luapan air sungai masuk ke sekolah.
Abidin mengaku, dengan melihat kondisi sekolah tersebut menurutnya ada beberapa SD perlu direlokasi, karena banjir yang dialami sekolah ini sifatnya rutin tahunan ketika musim hujan tiba.
Sehingga, pihaknya sudah mengidentifikasi pada bangunan sekolah yang berdekatan dengan kali dan sungai, untuk dilakukan pengkajian terlebih dahulu sebelum nantinya diputuskan untuk relokasi.
Abidin mengatakan, sekolah-sekolah yang perlu direlokasi antara lain berada di Cikande, Sunnggom Jaya, Koper dan Cigelam.(*)















