TANGERANG, INTTI.ID – Sudah hampir 2 pekan ini banjir masih merendam Perumahan Periuk Damai di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten..
Ratusan rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 60 centimeter hingga mencapai sekitar 3 meter.
Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman sambil menunggu air surut. Tim relawan bersama petugas mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.
BACA JUGA: Banjir, Warga Kota Tangerang Minta Tolong Kang Dedi Mulyadi
Di tengah kondisi sulit, warga tetap berusaha menjalani aktivitas di pengungsian serta menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol agar banjir tidak kembali meluas di Kawasan Priuk Damai, Kota Tangerang.
Yuni warga Periuk Damai yang saat ini sedang mengungsi di Posko Banjir mengatakan, banjir di perumahan Periuk damai Kota Tangerang cukup menguras energi.
Pasalnya, kata dia, sudah satu pekan belum juga terlihat adanya tanda-tanda air akan surut.
“Saya mengungsi di posko yang disediakan Kecamatan Periuk sudah hampir satu Minggu, mau gimana lagi, rumah masih tergenang sampai 1 meter, susah untuk melakukan aktifitas seperti memasak di bulan Ramadan 2026,” ujarnya Rabu (11/3/2026).
BACA JUGA: Remaja Tewas Terseret Banjir Kali Maulana Hasanudin Tangerang
Rudi warga lainnya yang mengungsi dari Perumahan Periuk Damai mengungkapkan, sudah lebih dari seminggu banjir yang merendam perumahannya belum surut, diakibatkan jebolnya tanggul yang menampung air di sekitar perumahan.
“Mungkin karena intensitas hujan tinggi jadi debit air tidak tertampung, akibatnya tanggul jebol,” imbuhnya
Ia menambahkan, dengan adanya posko banjir yang tersedia di Kecamatan Periuk Kota Tangerang sangat dirasakan bagi warga seperti untuk periksa kesehatan gratis, dapur umum dan untuk fasilitas lainnya juga tersedia bahkan disediakan tempat menginap.
“Kecamatan sudah menyediakan posko banjir, dapur umum dan cek kesehatan,” tuturnya.(ABE)
















