TANGERANG.INTTI.ID– Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mendatangi langsung kediaman korban di Perumahan PWS RT 06/03, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, untuk menyampaikan belasungkawa, Senin (19/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Intan menyampaikan simpati dan empati mendalam kepada keluarga korban.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan jatuh di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.
Intan mengatakan, salah satu korban diketahui merupakan warga Kabupaten Tangerang, yakni Kapten Andy Dahananto, pilot pesawat yang beralamat di Perumahan PWS, Kecamatan Tigaraksa.
“Atas nama pemerintah dan pribadi, kami sampaikan belasungkawa serta doa terbaik bagi seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Kami turut berduka atas berpulangnya Kapten Andy Dahananto, putra daerah Kabupaten Tangerang yang mengabdikan hidupnya pada profesi yang penuh tanggung jawab,” katanya di rumah duka, Senin 19 Januari 2026
Intan berharap, proses penanganan di lapangan, termasuk pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban dapat berjalan cepat dan optimal oleh seluruh unsur yang terlibat.
“Kami berharap proses penanganan dan investigasi dapat berjalan secara transparan, tuntas, dan akuntabel demi meningkatkan keselamatan penerbangan ke depan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, kata Intan, siap memberikan pendampingan kepada keluarga korban, khususnya terkait kebutuhan administrasi.
“Apa pun yang terjadi, kami mendoakan agar keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan. Insya Allah, kami sebagai pimpinan daerah akan terus membantu, khususnya terkait kebutuhan administrasi apabila diperlukan,” tutur dia.
Menurut Intan, Kapten Andy diketahui telah bekerja dan mengabdi selama kurang lebih 30 tahun di perusahaan yang sama. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Adik ipar Kapten Andy Dahananto, Agus Mahardianto, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan berbagai pihak kepada keluarga korban.
“Keluarga besar Pak Andy Dahananto mengucapkan terima kasih atas seluruh perhatian dan doa. Kami berharap dan berdoa agar proses pencarian korban pesawat ATR Indonesian Air Transport di Maros dapat segera selesai, dan seluruh korban dapat ditemukan dalam kondisi apa pun,” kata Agus.
Agus menggambarkan, Kapten Andy sebagai sosok kepala keluarga yang konsisten dan berdedikasi tinggi terhadap pekerjaannya.
Kapten Andy, kata dia, telah berkarier di dunia penerbangan sejak awal 1990-an dan berasal dari keluarga dengan latar belakang penerbangan.
“Beliau sosok yang tegas, tetapi juga humoris dan sangat perhatian terhadap keluarga. Dunia penerbangan memang sudah menjadi bagian dari keluarga kami,” ujarnya.
Kapten Andy diketahui sebagai pilot pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Ia juga menjabat sebagai Direktur Operasi Indonesia Air Transport (IAT). Pesawat ATR 42-500 milik IAT tersebut sebelumnya dinyatakan hilang kontak saat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (17/1/2026) siang.(*)









