Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Regional

Wapres Gibran ke Mauk Bagi-Bagi Kaos

Avatar photo
92
×

Wapres Gibran ke Mauk Bagi-Bagi Kaos

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama sejumlah pejabat menanam mangrove di Ketapang Urban Aquacukture (KUA) di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (27/10).

TANGERANG.INTTI.ID – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Ketapang Urban Aquacukture (KUA) di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (27/10/2025). Seperti biasa, dalam kunjungan itu, Wapres Gibran bagi-bagi koas berganbar dirinya kepada masyakat yang menyambut.

Dalam kunjungan itu, Wapres Gibran didampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri LH Diaz Hendropriyono, Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Henki dan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. Kedatangan ke KUA, Wapres Gibran juga melakukan penanaman mangrove.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Selain menanam mangrove, Gibran juga menyempatkan diri berdialog dan menyampaikan apresiasi kepada para aktivis lingkungan yang berperan dalam pelestarian mangrove di pesisir Tangerang.

Gibran juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberi atensi terkait swasembada pangan hingga masalah pupuk. Dia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove nasional.

“Saat ini kan Pak Presiden sangat concern masalah swasembada pangan, masalah pengairan, masalah pupuk, masalah bibit, mekanisasi, ada yang sudah pakai rumput juga,” ucap Gibran.

“Terus produksi peningkatan panen, jadi saya kira ini menjadi salah satu solusi, Pak. Kan Pak Presiden sudah ada perintah juga terkait solar panel dengan Koperasi Merah Putih. Saya kira ini menjadi lebih baik mungkin untuk bisa dikembangkan ke depan,” imbuh dia.

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengatakan Indonesia merupakan negara dengan kawasan mangrove terluas di dunia yang harus terus dijaga dan dipertahankan bahkan diperluas.

“Kita memiliki sekitar 23 persen ekosistem mangrove dunia. Potensi karbon dari mangrove di Indonesia mencapai hampir 4 juta ton CO₂ ekuivalen,” ujar Hanif Faisol.

Hanif menyebut pemerintah menargetkan pemulihan ratusan ribu hektare mangrove yang telah hilang akibat alih fungsi lahan. Masih terdapat sekitar 750 ribu hektare lahan yang dulunya merupakan mangrove, kini telah beralih fungsi dan tidak lagi menjadi kawasan mangrove.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program penataan wilayah pesisir Desa Ketapang telah berjalan sejak tahun 2018. Saat itu, Pemkab Tangerang menetapkan kawasan pesisir Desa Ketapang seluas 15 hektare di atas tanah milik Pemda sebagai kawasan percontohan pengelolaan pesisir terpadu.

Selain sebagai kawasan konservasi dan studi, KUA juga menjadi tujuan wisata, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini menjadi bukti bahwa pembangunan berbasis lingkungan juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *