Kesehatan

Warga Tangerang Diminta Waspada Penyakit Pasca Lebaran

Avatar photo
5
×

Warga Tangerang Diminta Waspada Penyakit Pasca Lebaran

Sebarkan artikel ini
Warga Tangerang Diminta Waspada Penyakit Pasca Lebaran
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Tangerang, drg Sari Nur Arofah.

TANGERANG, INTTI.ID – Momentum perayaan Hari Raya Idul Fitri acap kali membuat aktivitas dan pola makan sebagian besar masyarakat menjadi tidak teratur bahkan sampai mengalami keluhan kesehatan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Banten, drg Sari Nur Arofah mengatakan, masyarakat perlu mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang mengintai setelah melewati perayaan momentum Lebaran.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Kita sangat perlu mewaspadai sejumlah potensi penyakit yang bisa muncul setelah perayaan Lebaran biasanya pengaruhi perubahan pola makan, kurang istirahat, serta sejumlah faktor lainnya yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh menjadi lebih rentan,” tutur Sari kepada wartawan Innti.Id, Senin (30/3/2026).

BACA JUGA: Bupati Tangerang Salurkan 50 Ton Beras Bagi Warga Pra Sejahtera

Sari Nur merinci sejumlah potensi penyakit yang muncul setelah momentum Lebaran, di antaranya:

1. Wasir

Potensi penyakit wasir dapat muncul diakibatkan pola makan yang tidak teratur di tengah momentum perayaan Lebaran. Salah satu pola makan yang dapat menyebabkan munculnya penyakit wasir adalah mengonsumsi makanan yang cenderung minim kandungan serat, seperti kue-kue dan sebagainya. Karenanya, masyarakat tetap disarankan mengonsumsi buah atau sayur setiap hari termasuk di momentum perayaan Lebaran.

2. Gula Darah

Potensi lonjakan gula darah menjadi keluhan kesehatan yang sering ditemukan setelah momentum perayaan Lebaran.  Hal ini dipicu oleh sejumlah makanan khas Lebaran yang mengandung gula dengan kadar yang cukup tinggi seperti kue kering, camilan, sampai minuman manis yang sering disajikan saat Lebaran.

3. Kolestrol

Potensi lonjakan kolestrol selama momentum perayaan Lebaran yang diakibatkan oleh kandungan lemak dan santan dari sejumlah makanan khas Learan seperti opor, rendang, dan sebagainya, bisa berdampak memicu sejumlah penyakit berbahaya lainnya seperti serangan jantung, stroke, arteri perifer, darah tinggi, batu empedu, dan sebagainya terutama dialami oleh masyarakat dengan kelompok usia manula.

4. Flu

Potensi penyakit flu masih menjadi keluhan kesehatan paling sering ditemukan selama momentum perayaan Lebaran. Tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kandungan makanan khas Lebaran, penyakit flu biasanya disebabkan oleh faktor kelelahan tubuh yang diakibatkan aktivitas yang padat selama lebaran sehingga mempengaruhi daya tahan tubuh secara signifikan.(ABE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *