Peristiwa

Banjir, Warga Kota Tangerang Minta Tolong Kang Dedi Mulyadi

Avatar photo
42
×

Banjir, Warga Kota Tangerang Minta Tolong Kang Dedi Mulyadi

Sebarkan artikel ini
Banjir, Warga Kota Tangerang Minta Tolong Kang Dedi Mulyadi
Warga Taman Cibodas Kota Tangerang meminta tolong Kang Dedy Mulyadi untuk menangani banjir, Sabtu (8/3/2026).

TANGERANG, INTTI.ID – Jalan Merdeka, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, terendam banjir pada Sabtu (7/3/2026) malam. Banjir yang menggenangi jalan tersebut disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Tangerang sehingga menyebabkan aliran air meluap ke jalan raya.

Eri Gunawan warga setempat mengatakan, banjir di Jalan Raya Merdeka ini sudah sering terjadi. Dirinya meminta Gubernur Banten dan Pemkot Tangerang untuk melakukan tindakan terkait banjir di jalan provinsi ini.

Advertising
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Ini kan jalan provinsi dan sudah sering terjadi banjir. Saya sebagai warga Kota Tangerang meminta Gubernur Banten dan Pemkot Tangerang untuk melakukan tindakan,” katanya, Senin (9/3/2026).

BACA JUGA: Banjir Masih Rendam Villa Mutiara Pluit, Polisi Evakuasi Warga

Eri membandingkan dengan Provinsi Jawa Barat yang dilihatnya sangat perduli dengan kondisi jalan apalagi setiap ada keluhan dari warga pasti ditanggapi.

“Ya jujur aja saya iri apresiasi Provinsi Jawa Barat. Setiap ada keluhan Pak Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat) pasti ditanggapi. Ya tolonglah Pemkot Tangerang dan Gubernur Banten perhatikanlah ini udah terlalu sering banjir,” ujarnya.

Sebelumnya, hingga saat ini, tercatat ada sembilan kecamatan di Kota Tangerang yang terendam banjir. Ketinggian air bervariasi, mulai dari genangan setinggi 50 cm hingga titik terparah yang mencapai 1,5 meter.

Akses Jalan Terputus

Kondisi memprihatinkan juga terlihat di Perumahan Taman Cibodas. Luapan Kali Sabi membuat pemukiman warga terendam cukup dalam hingga memutus akses transportasi.

Sementara Anggun, salah satu warga setempat, menyebut bahwa kendaraan sudah tidak bisa melintasi jalan utama maupun jalan di depan perumahan.

“Ketinggian air sejak sahur sampai sekarang masih tinggi. Sekarang kondisinya masih gerimis dan warga terus bersiaga,” tukas Anggun.(ABE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *