TANGERANG, INTTI.ID – Setelah melakukan pencarian selama dua hari, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Erlangga Febrian (13), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Kali Maulana Hasanuddin, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Banten. Namun saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (10/03/26).
Peristiwa naas tersebut bermula saat Erlangga sedang bermain bersama teman-temannya di tepi Kali. Saat itu, kondisi debit air kali diketahui sedang sangat tinggi pasca hujan deras yang mengguyur wilayah sekitarnya.
Ketika salah satu teman korban terperosok dan hampir tenggelam. Korban berniat menolong temannya yang dalam bahaya, Erlangga justru terseret arus kuat dan tenggelam. Sementara itu, teman yang hendak ia tolong berhasil diselamatkan.
BACA JUGA: Banjir, Warga Kota Tangerang Minta Tolong Kang Dedi Mulyadi
Pencarian intensif dilakukan selama dua hari berturut-turut dengan melibatkan sekitar 35 personel dari berbagai unsur SAR gabungan. Aulia, personel dari Kantor SAR Jakarta (SMC), menjelaskan bahwa pencarian membuahkan hasil pada pukul 10.05 WIB.
“Pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiranbdi dalam kali maupun darat, dan Alhamdulillah hari ini jam 10 lewat 5, korban berhasil ditemukan namun sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Aulia.
Jasad korban ditemukan warga yang tengah hanyut di sekitar Pintu Air Ampera, Kota Tangerang, dengan radius kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi kejadian awal.
“Ditemukan petugas gabungan dalam kondisi mengambang di sekitar Jembatan Ampera atau berjarak 1,5 Kilometer dari korban dinyatakan tenggelam dan hanyut terbawa arus kali,” jelas Aulia.
Segera setelah ditemukan, jenazah Erlangga langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dilakukan pemakaman.(ABE)














