Regional

Polsek Ciputat Timur Uji Kesiapan Personel

Avatar photo
2
×

Polsek Ciputat Timur Uji Kesiapan Personel

Sebarkan artikel ini
Suasana memanas saat simulasi penanganan unjuk rasa yang diadakan oleh Polsek Ciputat Timur, Selasa (7/4/2026).

TANGERANG.INTTI.ID – Polsek Ciputat Timur menggelar simulasi penanganan unjuk rasa di Mapolsek Ciputat Timur, Selasa (7/4/2026). Simulasi tersebut dilakukan sebagai upaya mengasah kesiapsiagaan personel.

Simulasi ini dipimpin oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq. Simulasi tersebut dilakukan sebagai upaya mengasah kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi kontinjensi, sekaligus memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat melalui pelibatan Sabuk Kamtibmas.

Advertising
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, dalam simulasi tersebut digambarkan situasi memanas saat sekelompok massa mendatangi Mapolsek Ciputat Timur dan melakukan aksi unjuk rasa.

“Massa yang datang cukup banyak menyampaikan protes karena tidak terima salah satu anggota keluarga mereka diamankan oleh polisi terkait dugaan tawuran,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Bambamg menjelaskan, aksi yang awalnya berlangsung damai dengan penyampaian aspirasi, perlahan berubah menjadi tegang. Massa menuntut agar anggota keluarga mereka segera dibebaskan.
Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif dan humanis dengan mengedepankan dialog.

Tim negosiator yang dipimpin personel Polwan diterjunkan untuk meredam situasi dengan komunikasi yang santun dan profesional. “Namun massa tetap bersikeras dan tidak puas dengan penjelasan yang diberikan,” tambahnya.

Ketegangan pun meningkat hingga terjadi aksi dorong dan kericuhan di depan Mapolsek. Situasi tersebut kemudian menarik perhatian masyarakat sekitar.

Berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Sabuk Kamtibmas turut hadir membantu pengamanan. Mulai dari warga, pengemudi ojek, anggota Pokdarkamtibmas, hingga organisasi kemasyarakatan dan Karang Taruna ikut berperan menenangkan massa.

“Dengan kesadaran bahwa Polsek adalah rumah bersama, mereka ikut membantu menjaga situasi tetap kondusif,” jelasnya.

Dalam simulasi itu, Kapolsek juga digambarkan turun langsung ke tengah massa untuk memberikan imbauan dan penjelasan hukum secara terbuka. Pendekatan tegas namun humanis tersebut akhirnya mampu meredakan emosi massa.

“Massa mulai menyadari bahwa tindakan anarkis tidak akan menyelesaikan masalah, hingga situasi kembali kondusif dan berakhir damai,” ungkapnya.

Melalui simulasi ini, Polsek Ciputat Timur menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). (*)

Sumber: Banten Ekspres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *