Pendidikan

Dosen Unpam Bekali Pemuda Lumpang Bogor dengan Portal Digital

Avatar photo
4
×

Dosen Unpam Bekali Pemuda Lumpang Bogor dengan Portal Digital

Sebarkan artikel ini
Dosen Unpam Bekali Pemuda Lumpang Bogor dengan Portal Digital
Ikom Unpam menggelar PKM di Desa Lumpang, Bogor, Jawa Barat.

BOGOR, INTTI.ID – Dalam upaya pencegahan penyebaran berita hoax di masyakat Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang (Prodi Ilkom UNPAM) melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan program bertajuk “Optimalisasi Pemanfaatan Media Massa Digital Sebagai Sumber Informasi dan Pencegahan penyebaran Hoax Dalam Pemberdayaan Karang Taruna Desa Lumpang”.

Acara tersebut dilaksanakan di Karang Taruna Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai pelaksana kegiatan.

PKM ini digagas dan dilaksanakan dosen Prodi Ilkom UNPAM bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat berkaitan dengan literasi media digital dan mengoptimalisasi memanfaatkan media massa digital sebagai sumber informasi dalam upaya pencegahan penyebaran hoax di media sosial.

BACA JUGA: Peserta Aktif BPJS Kesehatan di Kabupaten Tangerang Lebih Tinggi dari Banten

Para anggota Karang Taruna Desa Lumpang diberikan pemahaman tentang literasi media digital dan pelatihan deteksi berita hoax agar para anggota mampu membedakan terkait berita resmi dan berita yang masih simpangsiur atau hoax.

Kemudian menumbuhkan kesadaran anggota Karang Taruna terkait upaya pencegahan berita hoax dan optimalisasi memanfaatkan media massa digital sebagi sumber informasi yang kredibel.

Para peserta diperkenalkan pentingnya pemanfaatan media massa digital sebagai sumber informasi mengingat penggunaan smartphone dan media sosial cukup tinggi di masyarakat maka pemahaman literasi digital dirasa penting untuk dibagikan kepada masyarakat.

Atikah Rahmah, S.Sos., M.Sos., selaku Ketua Tim menyampaikan pandangannya tentang pentingnya pemahaman terkait bagaimana membedakan berita hoax dan berita resmi,

“Mengingat besarnya penggunaan smartphone dan media sosial di tengah masyarakat, maka dari itu diperlukan adanya pemahaman literasi media dalam upaya mencegah penyebaran hoax di media sosial” jelas Atikah.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran terkait upaya pencegahan penyebaran berita hoax di media sosial dan berupaya agar anggota Karang Taruna sebagai salah satu agen penggerang di masyakat dapat menerapkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait upaya pencegahan penyebaran berita hoax dengan berbekal literasi media digital.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kawal Beasiswa untuk Anak Yatim

Sementara itu, dosen pelaksana, Istikhana Nurulhuda, S.Sos., M. I.Kom., menjelaskan bahwa pendekatan ini penting selain untuk menambah wawasan Karang Taruna Desa Lumpang akan tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat tentang pentingnya upaya pencegahan hoax dan optimalisasi pemanfaatan media massa digital sebagai sumber informasi.

Jika Karang Taruna memahami literasi digital kemudian menerapkan dan membagikan pemahaman kepada lingkungannya di masyarakat maka akan tercipta upaya pencegahan hoax di masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kepala Desa Lumpang M. Rodis Faisal dan Ketua Karang Taruna Dadi Suardi. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak anggota Karang Taruna Desa Lumpang.

Dadi Suardi selaku Ketua Karang Taruna Desa Lumpang menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dalam mendukung pengembangan anggota dalan menambah pemahaman terkait literasi media.

“Saya sangat berterima kasih kepada dosen UNPAM yang memberikan pelatihan deteksi berita hoax dan pengenalan literasi media digital, hal ini sangat bermanfaat bagi kami, mengingat di masyarakat memang masih banyak yang belum mampu bagaimana mencari berita yang bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi media digital dan peningkatan kesadaran terkait uapaya pencegahan penyebaran berita hoax.

Para anggota juga terlihat lebih aktif dan antusias dalam mengikuti sesi pelatihan, hal ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan berhasil menarik perhatian dan membangun partisipasi.

Program PKM tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi Prodi Ilkom UNPAM dalam mendorong peningkatan pemehaman literasi media digital kepada masyarakat upaya pencegahan penyebaran hoax di masyarakat atau di media sosial.(ABE/ALD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *