Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Ekbis

Tembus Rp150 Ribu, Harga Daging Sapi di Tangerang Bakal Naik Lagi

Avatar photo
5
×

Tembus Rp150 Ribu, Harga Daging Sapi di Tangerang Bakal Naik Lagi

Sebarkan artikel ini
Tembus Rp150 Ribu, Harga Daging Sapi di Tangerang Bakal Naik Lagi
Pengunjung Pasar Legok Kabupaten Tangerang membeli daging yang harganya saat ini Rp150 per kilogram, Kamis (5/3/2026).

TANGERANG, INTTI.ID – Komoditas daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Tangerang, Banten, saat ini harganya tembus Rp150 Ribu per kilogram. Harganya diprediksi terus melonjak mendekati lebaran nanti.

Dari pantauan wartawan di Pasar Legok Kabupaten Tangerang Kamis (5/3/2025), harga daging sapi dijual pada kisaran antara Rp140 ribu-Rp150 ribu per kilogramnya dari sebelumnya Rp130 Ribu.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

“Kalau lebaran sudah dekat harganya bisa 170 ribuan sekilonya,” ungkap Siti, pengunjung Pasar Legok yang baru saja membeli daging sapi.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Ajak Warga Manfaatkan Mudik Gratis

Kondisi serupa terjadi di Pasar Gudang Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Pedagang menjual daging sapi dengan harga Rp140 ribu per kilogramnya dari sebelumnya sebesar Rp 130 ribu per kilogram.

“Harga segini mah masih normal, nanti dekat lebaran harganya bisa 180-an ribu (rupiah),” imbuh Samin, pedagang daging sapi.

Maemunah, ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Gudang mengaku mulai merasakan dampak kenaikan harga daging sapi ini.

“Mulai naik, sekarang sudah Rp140 ribu per kilogram, naik Rp 10 ribu dari dua minggu lalu,” katanya seraya mengaku pengeluaran belanjanya pada bulan puasa juga meningkat.

“Kalau harga kebutuhan pokok naik terus, ya pengeluaran kita makin besar, ini juga sudah diirit-irit,” ungkapnya.

BACA JUGA: Dua Pekan Ramadan, Mall di Kota Tangerang Masih Sepi Pengunjung

Agus, pedagang daging sapi mengatakan kenaikan sudah terjadi sejak sebelum Ramadan 1447 H. Menurutnya, lonjakan harga disebabkan langkanya psokan daging sapi dari Rumah Potong Hewan (RPH).

“Dari tukang jagalnya stoknya sedang kurang,” ujar Agus.

Ia mengaku kenaikan harga membuat banyak konsumen mengurangi pembelian daging sapi. Jika biasanya konsumen membeli 2 kilogram, menurut Agusm saat ini mereka hanya membeli setengah kilo atau satu kilo gram saja.

“Omzet kami juga berkurang hingga 50 persen,” tuturnya seraya memprediksi harga daging sapi akan terus naik hingga menjelang Idul Fitri nanti. Menurutnya, mendekati Lebaran, semua komoditi kebutuhan pokok hrganya naik, termasuk daging sapi.

“Diperkirakan bisa mencapai Rp 180 ribu per kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiati Marningsih menyampaikan, harga eceran tertinggi (HET) daging sapi sebesar Rp125 ribu per kilogram.

Resmiati menyatakan pihaknya terus berupaya menekan kenaikkan harga-harga kebutuhan pokok di Kabupaten Tangerang.

“Kami terus memantau perubahan harga-harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional maupun modern,” tandasnya.(ALD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *