Sport

Pemkot Tangsel Hitung Ulang Anggaran Porprov Banten 2026

Avatar photo
4
×

Pemkot Tangsel Hitung Ulang Anggaran Porprov Banten 2026

Sebarkan artikel ini
Pemkot Tangsel Hitung Ulang Anggaran Porprov Banten 2026
Pemkot Tangsel melaunching Kuda dan Kera sebagai maskot Porprov VII Banten 2026 di Lapangan Malibu, Serpong, Kota Tangsel, Minggu (3/5/2026).

TANGERANG, INTTI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) akan menghitung ulang anggaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026. Selain untuk pematangan venue, penyesuaian anggaran juga karena adanya penambahan cabang olahraga (Cabor).

Demikian disampaikan Ketua Panitia Besar Porprov Banten 2026, Pilar Saga Ichsan saat kick off logo dan maskot Porprov VII Banten 2026 di Lapangan Malibu, Serpong, Kota Tangsel, Minggu (3/5).

Advertising
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya persiapan menuju ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi Banten yang dijadwalkan berlangsung pada Nopember 2026 mendatang.

BACA JUGA: Koni Tangsel Dinilai Tidak Siap Gelar Porprov Banten 2026

Terkait persiapan tahapan selanjutnya, Pilar Saga Ichsan mengungkapkan, pihaknya bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI juga akan membahas berbagai hal teknis penyelenggaraan Porprov Banten 2026 di Kota Tangsel.

“Terkait anggaran akan dihitung ulang. Akan ada penambahan anggaran di perubahan atas izin wali kota,” kata Pilar Saga Ichsan yang juga Wakil Wali Kota Tangsel ini.

Selain itu, lanjut Pilar, panitia juga telah merampungkan penetapan logo, maskot, dan jingle resmi Porprov VII Banten. Pilar menegaskan, seluruh elemen yang terlibat siap bekerja sama untuk menyukseskan perhelatan olahraga tersebut.

Kuda dan Kera Maskot Porprov VII Banten 2026

Porprov Banten 2026 mengusung Maskot kuda dan kera, yang sarat makna historis dan kearifan lokal. Kuda sebagai simbol kebangkitan sejarah pacuan kuda di Pamulang yang pernah berjaya pada era 1970–1980-an sebagai destinasi wisata.

Sedangkan kera diangkat sebagai representasi fauna endemik yang kerap dijumpai di kawasan Puspiptek di Kecamatan Setu, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Puspiptek Serpong.

Kedua maskot tersebut juga mencerminkan akulturasi budaya dengan mengenakan atribut khas, seperti ikat kepala Sunda, kopiah merah Betawi, serta busana bernuansa Tionghoa.

“Artinya semua jajaran kami siap untuk bersama menyukseskan Porprov Banten pada Nopember 2026,” ujar Pilar.

Pilar menegaskan untuk venue 50 Cabor sudah siap 100 persen. Sedangkan 8 venue Cabor dalam tahap finalisasi. Seluruh venue ada di Tangsel, hanya dua venue yang di luar Tangsel, yakni Cabor motocros dan selancar ombak.

BACA JUGA: Dindikbud Banten Tegaskan Tak Ada Toleransi Bagi Siswa Titipan

Untuk motocross, lanjut Pilar, panitia mempertimbangkan lokasi dengan kondisi geografis yang sesuai, seperti di kawasan Cicangkal atau Kabupaten Tangerang. Sementara Cabor selancar ombak rencananya digelar di kawasan Anyer yang memiliki potensi perairan memadai.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, kick off Porprov Banten 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kesiapan dan komitmen seluruh pihak dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar di Provinsi Banten ini.

“Porprov bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan para atlet, ajang mempererat persatuan, serta menumbuhkan sportivitas dan semangat juang generasi muda dalam bidang olahraga,” katanya.(ALD)

sumber: satelitnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *