Info Dunia

Rudal dan Drone Masih Utuh, Iran Siap Perang Panjang dengan AS

Avatar photo
1
×

Rudal dan Drone Masih Utuh, Iran Siap Perang Panjang dengan AS

Sebarkan artikel ini
Rudal dan Drone Masih Utuh, Iran Siap Perang Panjang dengan AS
Iran menyebut masih memiliki sekitar 75 persen rudal dan drone untuk menghadapi perang panjang dengan AS.

TEHERAN, INTTI.ID – Iran mengklaim masih memiliki lebih dari 75 persen kemampuan rudal dan drone yang siap digunakan setelah serangkaian serangan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Klaim tersebut menjadi sinyal bahwa Teheran merasa masih memiliki cukup amunisi untuk menghadapi konflik berkepanjangan dengan Washington.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Komandan Angkatan Darat Iran untuk Urusan Eksekutif, Brigadir Jenderal Ali Reza Sheikh, seperti dikutip kantor berita resmi Iran, IRNA.

BACA JUGA: Begini Kisah Kru Kapal Pertamina Lolos Lewati Selat Hormuz

Menurut Sheikh, serangan yang dilancarkan Israel dan AS tidak berhasil melumpuhkan sebagian besar kemampuan rudal dan drone Iran. Ia menegaskan bahwa persenjataan tersebut masih dalam kondisi siap digunakan.

“Lebih dari 75 persen kemampuan rudal dan drone Iran tetap utuh dan siap,” kata Sheikh.

Klaim tersebut menunjukkan perbedaan tajam antara penilaian Iran dan gambaran kerusakan yang sebelumnya disampaikan Presiden AS, Donald Trump.

Sheikh menilai serangan AS dan Israel tidak seefektif yang diklaim Washington. Karena itu, Iran disebut masih mempunyai kemampuan untuk melanjutkan operasi militernya apabila konflik terus berlanjut.

Ia bahkan menggambarkan sistem drone Iran sebagai telah menjadi mimpi buruk bagi musuh dalam hal ini AS dan sekutunya, Israel.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa Teheran tidak menganggap kemampuan militernya telah terkuras akibat serangan yang dilakukan terhadap sejumlah sasaran di Iran.

Dengan lebih dari tiga perempat kemampuan rudal dan drone diklaim masih tersedia, Iran berupaya menunjukkan bahwa mereka mempunyai kapasitas untuk mempertahankan tekanan militer dalam jangka panjang.

Klaim Iran Berlawanan dengan Penilaian Trump

Angka yang disampaikan Sheikh bertolak belakang dengan penilaian Trump mengenai kondisi persenjataan Iran.

Bulan sebelumnya, Trump mengatakan Iran hanya memiliki sekitar 21 hingga 22 persen dari jumlah stok rudal yang dimiliki sebelum serangan.

Perbedaan angka tersebut menggambarkan pertarungan narasi mengenai seberapa besar dampak serangan AS dan Israel terhadap kekuatan militer Iran.

Jika klaim Iran benar, kerusakan terhadap kemampuan rudal dan drone Teheran jauh lebih terbatas dibandingkan perkiraan Trump.

Artinya, Iran masih mempunyai persediaan persenjataan yang dapat digunakan untuk merespons serangan berikutnya.

Kemampuan rudal dan drone menjadi salah satu faktor penting dalam strategi perang Iran. Kedua sistem tersebut memungkinkan Teheran menyerang sasaran dari jarak jauh tanpa harus mengerahkan pasukan darat dalam jumlah besar.

Karena itu, keberadaan stok yang masih signifikan dapat menjadi modal strategis jika konflik berubah menjadi perang berkepanjangan.(*)

sumber: jawapos.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *