TANGERANG.INTTI.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan ke kawasan Ketapang Urban Aquaculture di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4/2026). Dalam kunjungan itu, AHY memberikan apresiasi atas pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat nelayan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.
AHY mengapresiasi penataan kawasan nelayan di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Program tersebut dinilai berhasil mengubah kawasan kumuh menjadi permukiman yang lebih layak huni.
Dalam kunjungannya, AHY menyebut penataan yang dilakukan di atas lahan sekitar 1,3 hektare itu menghadirkan 110 unit rumah bagi nelayan. Setiap unit dibangun di atas lahan sekitar 60 meter persegi dengan luas bangunan kurang lebih 30 meter persegi.
Ia menjelaskan, rumah-rumah yang dibangun telah dilengkapi fasilitas dasar seperti kamar tidur, kamar mandi, dan dapur. Selain itu, penggunaan material genteng pada atap rumah dinilai lebih sesuai dengan kondisi wilayah pesisir yang cenderung panas.
Selain mengapresiasi hasil penataan, AHY juga menyinggung rencana lanjutan untuk memperkuat kawasan tersebut, termasuk pembangunan infrastruktur penahan abrasi. Ia menegaskan, realisasi pembangunan tersebut akan melalui kajian teknis bersama kementerian terkait.
Tak hanya itu, pemerintah pusat juga membuka peluang pengembangan fasilitas pendukung ekonomi nelayan, seperti pembangunan pabrik es balok guna menunjang aktivitas perikanan di wilayah pesisir.
Penataan kawasan nelayan Tanjung Anom ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah pesisir sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Tangerang.
Di tempat yang sama, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menjalankan program bedah rumah melalui program unggulan Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh dan Miskin) dengan target pembangunan 1.000 rumah layak huni setiap tahun.
Pemkab Tangerang juga akan menindaklanjuti arahan Menko AHY terkait penyediaan infrastruktur pendukung, seperti pembangunan tanggul penahan abrasi (breakwater), normalisasi sungai, serta fasilitas penunjang lainnya guna memperkuat kawasan pesisir.
“Program 1.000 rumah layak huni akan terus kami lanjutkan hingga seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang mendapatkan hunian yang layak. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Pihaknya berharap melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak, diharapkan penataan kawasan pesisir di Kecamatan Mauk dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.(*)















