Politik

Jelang Pemilu 2029, PDI Perjuangan Tangerang Tuntaskan Struktur Politik di Dapil VI

Avatar photo
1
×

Jelang Pemilu 2029, PDI Perjuangan Tangerang Tuntaskan Struktur Politik di Dapil VI

Sebarkan artikel ini
Jelang Pemilu 2029, PDI Perjuangan Tangerang Tuntaskan Struktur Politik di Dapil VI
Musran PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang berlangsung Minggu (13/9/2026) di Kecamatan Kelapa Dua.

TANGERANG, INTTI.ID – Jelang Pemilu 2029, PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Banten, menuntaskan penguatan struktur politik di Dapil VI melalui konsolidasi dan pengukuhan pengurus ranting serta anak ranting.

Sebanyak 34 ranting dari empat kecamatan dikonsolidasikan sebagai bagian dari upaya membangun kesiapan organisasi hingga tingkat akar rumput, khususnya di Dapil VI Kabupaten Tangerang.

Pengukuhan pengurus dilakukan langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Irvansyah Asmat, dalam agenda Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDIP se-Dapil VI di Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis, Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (13/9/2026).

BACA JUGA: Masyarakat Ekonomi Syariah Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir

Kegiatan tersebut melibatkan struktur partai dari empat kecamatan, yakni Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, dan Cisauk. Sebanyak 258 peserta mengikuti agenda yang dipimpin DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang dan didampingi DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten.

Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi partai hingga tingkat basis. Setelah dikukuhkan, para pengurus ranting dan anak ranting diharapkan segera menjalankan fungsi organisasi sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat di wilayah masing-masing.

Bagi PDI Perjuangan, keberadaan struktur di tingkat ranting dan anak ranting tidak sekadar memenuhi kelengkapan organisasi. Struktur tersebut menjadi ujung tombak partai dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta membaca persoalan yang berkembang di tengah warga.

Mewakili DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Bendahara DPC Dicky Setiawan menegaskan pentingnya posisi pengurus ranting dan anak ranting dalam kerja politik partai.

Menurut Dicky, struktur di tingkat bawah memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan menjadi bagian penting dari kerja politik para kader legislatif.

“Berbanggalah para pengurus ranting dan anak ranting. Dalam setiap pertemuan para DPRD se-Indonesia, selalu disebutkan oleh Ibu Ketua Umum agar ranting dan anak ranting menjadi bagian yang diperhatikan oleh kami para legislatif,” kata Dicky.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pemuda, Pariwisata dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono, meminta struktur partai di tingkat ranting dan anak ranting tidak hanya aktif ketika momentum pemilu tiba.

Menurut Abraham, kader di tingkat basis harus hadir secara konsisten di tengah masyarakat, mendampingi warga dan ikut mencari solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi.

“Para pengurus partai di tingkat ranting dan anak ranting harus terus mendatangi rakyat, mendampingi dan memecahkan masalah rakyat di tingkat basis sebagai kepanjangan partai,” ujarnya.

Politisi generasi Z yang juga anggota DPRD Provinsi Banten tersebut mendorong kader untuk terus belajar dan memperkuat semangat perjuangan yang menjadi identitas politik PDI Perjuangan.

“Terus belajar dan berjuang untuk bisa mewarisi api semangat perjuangan Bung Karno untuk menuju kemenangan 2029,” katanya.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang sekaligus Pengampu Dapil VI, drg. Huga Sekar Arum MM MARS, menyebut konsolidasi tersebut sebagai langkah awal untuk menata kekuatan partai di wilayah pemilihan tersebut.

Huga menilai penyelesaian struktur kepengurusan hingga tingkat kelurahan/desa serta dukuh/RW menjadi modal penting untuk membangun kesiapan organisasi menghadapi kontestasi politik berikutnya.

“Ini langkah awal konsolidasi partai di Dapil VI. Dengan tuntasnya penyusunan pengurus di tingkat kelurahan/desa serta dukuh/RW, PDI Perjuangan harus lebih siap dan berjuang untuk memenangkan Pemilu 2029,” kata Huga.

BACA JUGA: Novel “Di Balik Kotak Suara” Karya Badrul Munir: Melihat Demokrasi dari Sisi Manusia

Ia menegaskan, setelah struktur organisasi terbentuk, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh kader mampu menjalankan fungsi politiknya secara konsisten di tengah masyarakat.

“Selamat bekerja dan berjuang bagi kawan-kawan ranting dan anak ranting,” ujarnya.

Konsolidasi Dapil VI menunjukkan bahwa persiapan PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang menghadapi Pemilu 2029 mulai diarahkan pada penguatan organisasi dari tingkat bawah.

Dengan melibatkan empat kecamatan, 34 ranting, dan 258 peserta, konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya partai membangun struktur politik yang lebih solid di wilayah Dapil VI.

Setelah pengukuhan, para pengurus dituntut menjaga komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, menyerap aspirasi, sekaligus menjadi penghubung antara partai dan berbagai persoalan warga di tingkat basis.

Dengan demikian, penuntasan struktur politik di Dapil VI menjadi pijakan awal bagi PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang untuk mempersiapkan kerja organisasi dan kekuatan politik menuju Pemilu 2029.(ALD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *