Regional

Menteri LH: Kota Serang Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Jadi Energi

Avatar photo
1
×

Menteri LH: Kota Serang Jadi Prioritas Pengolahan Sampah Jadi Energi

Sebarkan artikel ini
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Serang, Jumat (27/3/ 2026).foto: Banten Ekspres.co.id

SERANG, INTTI.ID—Kementerian Lingkungan Hidup mendorong percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di Provinsi Banten. Program ini disiapkan sebagai solusi jangka panjang untuk menekan persoalan sampah yang terus meningkat.

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Serang, Jumat (27/3/2026). Kunjungan itu dilakukan setelah ia meninjau langsung kondisi kebersihan di Pasar Induk Rau dan Royal Baroe.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Menurut Hanif, Banten menjadi salah satu wilayah prioritas dalam pengembangan fasilitas waste to energy secara nasional. “Ada dua klaster besar yang akan dibangun, yaitu wilayah Serang, Kabupaten Serang, dan Cilegon. Kemudian wilayah Tangerang Raya dalam klaster lainnya,” jelasnya.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto, dengan nilai investasi diperkirakan lebih dari Rp1 triliun. Proses pembangunan fasilitas tersebut diproyeksikan berlangsung sekitar tiga tahun.

Sebagai perbandingan, proyek serupa yang tengah berjalan di Palembang sejak 2023 hingga kini baru mencapai sekitar 75 persen progres. Hal ini menunjukkan pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi membutuhkan waktu dan tahapan yang cukup panjang.

Meski begitu, Hanif menegaskan bahwa teknologi waste to energy bukan satu-satunya solusi. Ia menekankan pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Di Kota Serang, kapasitas fasilitas yang direncanakan diperkirakan hanya mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari, sementara produksi sampah harian mencapai 1.500 ton. Kondisi ini menuntut adanya upaya pengurangan sampah dari tingkat masyarakat.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya pemilahan sampah. Menurutnya, pemisahan yang baik akan meningkatkan nilai kalor sampah sehingga proses konversi menjadi energi lebih efisien serta menekan biaya operasional.

Dalam mendukung rencana tersebut, pemerintah daerah termasuk Pemkot Serang akan menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah pusat. Kerja sama itu mencakup penyediaan lahan hingga sistem pengangkutan sampah.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyatakan kesiapan daerahnya dalam mendukung proyek tersebut. Ia menyebut kawasan Cilowong telah disiapkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

“Ini solusi jangka panjang, tapi sambil berjalan kami tetap fokus membangun kesadaran masyarakat agar pengelolaan sampah dimulai dari hulu,” ujarnya. (*)

Sumber: Banten Ekspres.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *