TANGERANG, INTTI.ID – Pemerintah Kota Tangerang, Banten dinilai berhasil menekan laju inflasi hingga ke angka 2,01 persen (year on year) pada akhir Juli 2026, turun dari 2,36 persen di bulan Juni.
Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksana menyampaikan, penurunan ini mencerminkan daya beli masyarakat tetap terkendali.
Secara bulanan (month to month), kata dia, inflasi tercatat -0,19 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,98.
BACA JUGA: 2 Pejabat Pemkab Tangerang Bertukar Kursi, 4 Dirotasi
“Kami sudah mendapatkan data indeks inflasi terbaru yang menunjukkan perkembangan positif dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Ruta, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan data BPS Kota Tangerang, komoditas penyumbang inflasi terbesar bulan ini antara lain emas (33,47 persen) dan bensin (6,64 persen).
Dari kelompok makanan, kue kering mencatat kenaikan tertinggi sebesar 16,69 persen, disusul minyak goreng (7,93 persen) dan nasi dengan lauk (7,10 persen).
“Untuk menjaga stabilitas harga, kami terus menggencarkan gerakan sembako murah ke permukiman warga, sejalan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kota Tangerang,” jujarnya.
Ruta mengjklaim dengan capaian ini, Kota Tangerang tercatat sebagai daerah dengan inflasi terendah di Provinsi Banten, yang rata-rata inflasinya mencapai 2,49 persen.(Abe/Ald)













