BeritaRegional

Ratusan Jembatan Gantung di Lebak Rusak Berat

Avatar photo
31
×

Ratusan Jembatan Gantung di Lebak Rusak Berat

Sebarkan artikel ini
Seorang warga melintas di jembatan gantung yang kondisinya rusak, kemarin. (foto: Antaranews)

LEBAK.INTTI.ID- Dari 248 unit jembatan gantung di Kabupaten Lebak, 109 unit diantaranya rusak sedang dan berat. Ratusan jembatan gantung yang rusak itu berada 28 kecamatan.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak Dade Yan Apriyandi, Minggu (25/1/2026). Dade mengatakan, kondisi jembatan yang dinilai layak dan baik hanya 63 unit atau 25,40 persen, kondisi sedang 76 unit atau 30,65 persen, dan 109 unit atau 43,95 persen rusak.

Advertising
banner 425 x 400
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Dade menjelaskan, ratusan jembatan gantung tersebut tersebar di 393 titik di 28 kecamatan terletak di ruas jalan desa. Sebagian besar dibangun melalui skema hibah kepada pemerintah desa (Pemdes), dan kewajiban pemeliharaan berada di desa masing-masing.

Menurutnya, semua jembatan rusak itu akibat dimakan usia dan kondisinya sudah bolong-bolong dan besinya keropos. Kerusakan jembatan gantung itu akibat berbagai faktor antara lain sudah lama tidak dilakukan perbaikan juga dampak bencana alam.

Selama ini, Kabupaten Lebak masuk kategori terbanyak jembatan gantung, karena jumlah sungai dari hulu ke hilir mencapai 186 sungai dan 16 sungai besar. Hampir di semua kecamatan terdapat jembatan gantung untuk menghubungkan antardesa.

Mengenai ambruknya jembatan di Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam, Dade menyampaikan bahwa Tim PUPR sudah ke lokasi dan tengah menyiapkan rencana penanganan.

“Kami akan mencoba mengusulkan bantuan ke Pemerintah Provinsi Banten, karena di APBD Lebak 2026 belum ada alokasi anggaran untuk perbaikan maupun pembangunan jembatan,” paparnya.(*)

Sumber: Antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *