Ekbis

Bulog Jamin Stok Beras Tangerang Aman Sampai 4 Bulan

Avatar photo
11
×

Bulog Jamin Stok Beras Tangerang Aman Sampai 4 Bulan

Sebarkan artikel ini
Bulog Jamin Stok Beras Tangerang Aman Sampai 4 Bulan
Perum Bulog memastikan persediaan beras untuk Tangerang Raya terjamin sampai 4 bulan ke depan.

TANGERANG, INTTI.ID – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Tangerang, Banten, memastikan stok beras untuk wilayah Tangerang Raya dalam kondisi aman. Saat ini, tersedia 52.600 ton beras di gudang Gudang Cikande, Kabupaten Serang dan Gudang Sangiang, Kota Tangerang.

Wakil Pimpinan Cabang Bulog Kantor Cabang Tangerang, Irfan Fauzi menjelaskan, jumlah tersebut diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang hingga empat bulan ke depan.

Advertising
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Perkiraan ketahanan stok dihitung berdasarkan alokasi rutin untuk program Bantuan Pangan dan penyaluran Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

BACA JUGA: Atap Bandara Soekarno-Hatta Ambrol Diguyur Hujan Deras

“Berdasarkan perhitungan kebutuhan bantuan pangan bagi 530.338 jiwa penerima manfaat dan kebutuhan SPHP, ketahanan stok beras aman untuk sekitar empat bulan ke depan,” ujar Irfan kepada wartawan, Selasa (7/4/2026).

Lanjut Irfan, meski cadangan beras di gudang masih melimpah, Bulog terus melakukan pengadaan secara aktif melalui penyerapan hasil panen petani lokal. Penyerapan difokuskan pada wilayah lumbung padi di Kabupaten Tangerang, seperti Gunung Kaler, Kronjo, dan Mauk.

Hingga saat ini, Bulog mampu menyerap sekitar 500 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hari, atau setara dengan 250 ton beras. Langkah ini dilakukan untuk menjaga harga di tingkat petani sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional.

“Pengadaan lokal dari Kabupaten Tangerang ini kualitasnya cukup bagus, cenderung pulen, dan sudah sesuai standar pemerintah,” ujarnya.

BACA JUGA: UMKM Kota Tangerang Diminta Jangan Cuma Jualan secara Konvensional

Irfan menambahkan, Bulog memastikan beras yang diserap dari petani telah melewati uji kualitas yang ketat sebelum masuk ke gudang. Adapun standar yang ditetapkan meliputi kadar air maksimal 14%, untuk menir maksimal 2% dan broken (butir patah) maksimal 25%.

“Selain difokuskan untuk wilayah Tangerang Raya, cadangan beras di Bulog Kantor Cabang Tangerang juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan nasional, khususnya sebagai penyangga pangan di wilayah barat Indonesia jika terjadi kondisi darurat,” tandas Irfan.(Abe/Ald)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *