Peristiwa

Kapolda Banten Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Akibat Faktor Alam

Avatar photo
4
×

Kapolda Banten Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Akibat Faktor Alam

Sebarkan artikel ini
Kapolda Banten Pastikan Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Akibat Faktor Alam
Kapolda Banten Irjen Pol Hengky dan Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid di lokasi TPA Jatiwaringin, Selasa (7/7/2026).

TANGERANG, INTTI.ID — Seperti perkiraan banyak pihak, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten, Irjen Pol Hengky juga menyebut peristiwa kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, lebih disebabkan akibat faktor alam.

“Cuaca panas dan gas metan menyatu, maka terjadilah kebakaran. Kejadian ini murni akibat faktor alam,” demikian ditegaskan Irjen Pol Hengki saat meninjau TPA Jatiwaringin, Selasa (7/7/2026) siang.

Advertising
Baca Artikel Scroll ke Bawah

Hengky juga menyebut Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sudah menyatakan bahwa kebakaran karena adanya gas metan dari bawah yang menguap ke udara dan tersulut terik panas matahari.

BACA JUGA: Polusi Udara Meluas Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang

Hengky mengatakan, berdasarkan hasil tinjauan pada hari ke 8 kebakaran TPA Jatiwaringin, titik-titik api mulai teratasi meskipun sebagian masih dalam penanganan pemadaman. Namun, api dan asap yang timbul mulai berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Hasil tinjauan kami, bersama bupati, Kapolres, dan badan penanggulangan bencana, sebagian besar titik api sudah teratasi. Sebagian masih dilakukan penyiraman menggunakan heli waterbombing. Sudah padam, tapi muncul lagi titik api, karena gas metan dari bawah,” ujarnya.

Lebih lanjut Hengky mengatakan, upaya pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat dan udara, dengan menerjunkan sekitar 600 personel gabungan dari berbagai instansi untuk menangani kebakaran TPA terbesar di Tangerang Raya ini.

“Kami berharap kebakaran di TPA Jatiwaringin bisa segera teratasi dan kembali normal,” tuturnya.

BACA JUGA: Pemkot Tangsel Bakal Pidanakan Bangunan Liar

Diketahui, upaya pemadaman kebakaran TPA sampah Jatiwaringin mendekati tahap akhir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik menyatakan, kebakaran mulai terkendali pada hari kedelapan, Selasa (7/7/2026).

Achmad Taufik memastikan titik-titik api yang membakar tumpukan sampah telah padam dan tidak ada lagi yang timbul ke permukaan. Namun, bara api yang mengeluarkan asap masih ada di beberapa titik.

“Masih ada asap, tapi titik api sudah hilang. Mudah-mudahan padam total dalam waktu dekat, ” katanya.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, meskipun titik api sudah mulai terkendali, tindakan pemadaman secara maksimal melalui jalur udara dan darat masih terus dilakukan sampai bara api dan asap di TPA Jatiwaringin benar-benar hilang.

“Saat ini kami fokus pada upaya pendinginan, pembasahan dan pencegahan munculnnya titik api baru,” tandas Taufik.

Bupati Tetapkan Status Darurat Hingga 14 Juli

Sementara itu, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menambahkan, upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran dan helikopter pengangkut air.

Pihaknya juga mengerahkan 20 alat berat berupa eskavator untuk mengurai tumpukan sampah agar api yang telah dipadamkan tidak kembali menyala akibat gas metan.

Bupati mengatakan selama proses pemadaman api, Jalan Raya TPA Jatiwaringin untuk sementara waktu ditutup agar tidak ada warga yang melintas.

Pemblokiran jalan bertujuan agar warga terhindar dari bahaya asap yang masih muncul di sekitar TPA Jatiwaringin.

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini menegaskan, upaya pemadaman terus dilakukan secara maksimal sampai api benar-benar padam total.

“Status darurat sampai 14 Juli, mudah-mudahan tidak ada lagi polusi asap yang mengganggu pemukiman warga,” ungkapnya.(*)

sumber: satelitnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *