TANGERANG, INTTI.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten mengajak buruh dan dunia usaha memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja yang berkelanjutan.
Ajakan ini disampaikan Wali Kota Tangerang, Sachrudin pada pemperingatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Sabtu (9/5/2026).
Sachrudin menyampaikan Hari Buruh Internasional bukan sebatas seremoni tahunan, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi besar para pekerja dalam menopang pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah.
BACA JUGA: Panjat Tiang PJU, Bocah di Tangsel Tewas Tersengat Setrum
“Bapak dan ibu semua adalah bagian penting dari kemajuan Kota Tangerang. Buruh dan pekerja memiliki peran besar dalam menjaga roda ekonomi tetap bergerak dan mendukung pembangunan daerah,” ujar Sachrudin.
Ia menegaskan, kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja harus berjalan beriringan. Menurutnya, hubungan kerja yang harmonis menjadi kunci dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, produktif, dan kompetitif.
“Karena itu, saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pengusaha, maupun pekerja untuk terus tumbuh bersama dalam semangat kolaborasi dan saling mendukung. Ketika pekerja sejahtera dan industri berkembang, maka daerah juga akan semakin maju,” lanjutnya.
Sebagai kota industri dan jasa yang terus berkembang, Pemkot Tangerang juga terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga kerja.
BACA JUGA: Kabupaten Tangerang Raih Rekor MURI Karena Mampu lindungi Pekerja Rentan
Sachrudin, menambahkan, berbagai program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif.
“Kami ingin para pekerja di Kota Tangerang memiliki kompetensi yang semakin baik, terlindungi, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia kerja yang dinamis,” tandasnya.
Mayday dihadiri Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, jajaran Forkopimda, serikat pekerja, serta ribuan buruh dari berbagai perusahaan di Kota Tangerang.(ABE/ALD)














