LONDON, INTTI.ID – Seorang prajurit dari King’s Troop Royal Horse Artillery meninggal dunia setelah terjatuh dari kudanya dalam ajang Royal Windsor Horse Show di Inggris. Insiden tragis tersebut langsung mengguncang lingkungan Kerajaan Inggris dan memicu duka mendalam di kalangan militer Britania Raya.
Menurut laporan The Telegraph, prajurit tersebut mengalami kecelakaan saat meninggalkan arena pertunjukan berkuda pada Jumat malam waktu setempat. Tim medis sempat memberikan pertolongan darurat di lokasi, namun korban dinyatakan meninggal akibat luka serius yang dideritanya.
Kejadian itu mengejutkan Charles III yang hadir langsung dalam acara tersebut bersama sejumlah anggota keluarga kerajaan lainnya. Pihak Istana Buckingham menyatakan Raja Charles turut bersedih setelah menerima kabar meninggalnya anggota pasukan elit tersebut.
BACA JUGA: Waspada Hantavirus, Begini Gejala dan Pencegahannya
Sang Raja juga disebut akan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. “Kami belum menemukan keadaan yang mencurigakan,” kata Polisi Thames Valley yang kini masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
Sebagai bentuk penghormatan, pertunjukan King’s Troop Royal Horse Artillery kemudian dibatalkan dari rangkaian acara Royal Windsor Horse Show.
Insiden ini langsung menjadi perhatian publik Inggris karena King’s Troop bukan unit militer biasa. Mereka merupakan satuan elit Angkatan Darat Inggris yang selama puluhan tahun menjadi simbol tradisi militer dan kemegahan monarki Britania Raya.
King’s Troop dibentuk pada 1947 atas perintah Raja George VI untuk mempertahankan tradisi artileri berkuda kerajaan yang hampir hilang setelah World War II. Hingga kini, unit tersebut masih menggunakan kuda untuk menarik meriam dalam parade dan penghormatan kenegaraan.
Para personelnya dikenal memiliki kemampuan berkuda tingkat tinggi sekaligus disiplin artileri militer modern. Mereka bukan sekadar pasukan seremonial, melainkan tentara aktif yang menjalani latihan militer dan berkuda secara intensif.
King’s Troop rutin tampil dalam berbagai acara kerajaan paling prestisius, mulai dari ulang tahun resmi raja, penyambutan kepala negara asing, pernikahan kerajaan, hingga prosesi pemakaman kenegaraan.
Tembakan Penghormatan
Unit tersebut juga terkenal karena tugas gun salute atau tembakan penghormatan pada momen-momen penting nasional Inggris.
Salah satu penampilan paling dikenang dunia terjadi saat prosesi pemakaman Elizabeth II pada 2022. Ketika itu, meriam negara yang membawa peti jenazah sang ratu ditarik oleh anggota King’s Troop dalam prosesi militer megah yang disaksikan jutaan orang di seluruh dunia.
Selain itu, unit tersebut juga pernah terlibat dalam prosesi kenegaraan mantan Perdana Menteri Inggris Winston Churchill dan berbagai parade kerajaan yang menjadi ikon tradisi monarki modern Inggris.
Karena kombinasi tradisi militer klasik, keterampilan berkuda elit, dan kedekatan dengan keluarga kerajaan, King’s Troop Royal Horse Artillery selama ini dianggap sebagai salah satu unit seremonial paling bergengsi di dunia.
Paling Bergengsi di Dunia
Royal Windsor Horse Show merupakan salah satu ajang berkuda paling bergengsi di dunia dan menjadi bagian penting dari tradisi kerajaan Inggris selama puluhan tahun.
Acara tersebut digelar setiap tahun di kawasan Windsor Castle, kediaman resmi keluarga kerajaan Britania Raya. Royal Windsor Horse Show pertama kali diselenggarakan pada 1943 di tengah masa World War II sebagai kegiatan hiburan dan amal bagi masyarakat Inggris saat perang berlangsung.
Seiring waktu, acara itu berkembang menjadi festival berkuda internasional yang mempertemukan atlet equestrian elit, unit militer kerajaan, kalangan bangsawan, hingga keluarga kerajaan Inggris.
Royal Windsor Horse Show dikenal luas karena memiliki hubungan erat dengan monarki Inggris, terutama pada era Elizabeth II yang terkenal memiliki kecintaan besar terhadap dunia berkuda. Sang ratu hampir rutin menghadiri acara tersebut selama masa pemerintahannya.
Ajang tersebut menampilkan berbagai kompetisi dan pertunjukan berkuda kelas dunia, termasuk show jumping, dressage, carriage driving, serta parade militer berkuda kerajaan Inggris.
BACA JUGA: Jakarta Tetap Ibu Kota Negara, Pembangunan IKN Jalan Terus
Salah satu daya tarik utama acara tersebut adalah penampilan satuan elit militer seperti King’s Troop Royal Horse Artillery dan Household Cavalry yang mempertunjukkan kemampuan berkuda serta tradisi militer klasik Britania Raya.
Selain menjadi ajang olahraga, Royal Windsor Horse Show juga dipandang sebagai simbol tradisi aristokrasi dan budaya berkuda Inggris yang masih bertahan hingga era modern.
Setiap tahun, ribuan penonton menghadiri acara tersebut secara langsung di Windsor, sementara jutaan lainnya mengikuti melalui siaran televisi dan platform digital internasional.
Tahun ini, Royal Windsor Horse Show menjadi sorotan dunia setelah seorang prajurit King’s Troop Royal Horse Artillery meninggal akibat terjatuh dari kuda saat meninggalkan arena acara. Insiden itu mengejutkan lingkungan kerajaan Inggris dan membuat sejumlah agenda pertunjukan militer dibatalkan sebagai bentuk penghormatan.(ALD)
sumber: republika


